Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 12:51 WIB
 

Perkantoran dan Industri Libur

Konsumsi Listrik Jakarta-Banten Turun 30%

Oleh : Uji Sukma Medianti | Minggu, 31 Desember 2017 | 20:18 WIB
Konsumsi Listrik Jakarta-Banten Turun 30%
(Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Barat PT PLN (Persero), Haryanto WS, mengatakan, konsumsi listrik di wilayah Jakarta dan Banten mengalami penurunan hingga 30%.

Hal ini terjadi lantaran sebanyak 3/4 aktivitas bisnis perkantoran dan industri libur. Haryanto menuturkan, masyarakat tidak perlu khawatir akan pasokan listrik di wilayah Jakarta dan Banten saat malam pergantian tahun tiba.

"Alhamdulillah sampai hari ini situasi kelistrikan Jakarta dan Banten serta sistem jaringan Jawa Bali aman. Sehingga PLN siapkan sebaik mungkin di hari perayaan pergantian tahun," jelasnya di Kantor PLN Disjaya, Jakarta, Minggu (31/12/2017).

Sementara itu, General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya), M Ikhsan Asaad menuturkan, beban puncak pada Tahun Baru 2018 terjadi pada malam hari pukul 20.00 WIB yaitu sebesar 3.274 MW.

Adapun daerah-daerah yang menjadi pantauan khusus saat Tahun Baru yaitu Dunia Fantasi Ancol, Pasar Seni Ancol, Sirkuit Ancol, Hotel Horison, Gelanggang Renang Ancol, PRJ Kemayoran Jakarta, Taman Monumen Nasional (Monas) dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

Kendati PLN Disjaya memastikan tidak akan ada pemadaman listrik di malam pergantian tahun, namun pihaknya mengaku tetap mempersiapkan 1 unit UPS Mobile 300KVA, 7 unit Mobil Deteksi, 8 mobil Unit Gardu Bergerak (UGB), 2 mobil Unit Kabel Bergerak (UKB), 10 mobil Unit Diesel Bergerak (UDB), 16 unit Powerbank, dan 4 unit mobil Crane.

Dia menambahkan, konsumsi listrik di wilayah Jakarta dan Bali akan kembali normal pada H+7 atau tepatnya seminggu pasca perayaan pergantian tahun. Hal ini dipicu adanya kegiatan bisnis perkantoran dan industri yang telah aktif kembali. [jin]

Komentar

 
Embed Widget

x