Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 12:50 WIB
 

Dibantu Kementan, Panen di Subang Lebih Optimal

Oleh : - | Sabtu, 6 Januari 2018 | 17:21 WIB
Dibantu Kementan, Panen di Subang Lebih Optimal
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Memasuki awal 2018, produksi padi di Kabupaten Subang, Jawa Barat cukup berlimpah karena di berbagai tempat sejak Desember 2017 hingga memasuki pekan pertama Januari 2018 selalu ada panen.

"Hampir setiap hari di desa-desa wilayah Subang dilakukan panen," kata Heri Haperi, Kepala UPTD Kecamatan Pabuaran saat mengunjungi lokasi panen padi bersama-sama tim dari Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian di Desa Pringkasap, dan Salam Jaya Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (6/12/18).

Sebelumnya tim dari BKP juga menyaksikan panen di desa Bantarsari, Kecamatan Cijambe. "Dari panen yang kita saksikan ini, menunjukan bahwa hampir di beberapa kecamatan di Kabupaten Subang juga melakukan panen," tambah Heri.

Beberapa lokasi yang sudah dilakukan panen antara lain, pekan pertama Desa Pringkasap 70 hektar (ha), di Desa Salamjaya 70 ha, dan di Desa Pabuaran 63 ha. "Setiap minggu para petani melakukan panen seluas 15 ha, bahkan pada pada minggu ke IV diperkirakan mencapai 30 hektar, sehingga total panen seluruhnya di Kecamatan Pabuaran panen bulan Januari mencapai 263 ha," jelas Heri.

Sementara itu, menurut Penyuluh Pertanian THL Kecamatan Pabuaran, Dedy, panen tahun ini menurutnya lebih bagus dibanding tahun sebelumnya. "Berkat bantuan Kementerian Pertanian, khususnya benih padi Ciherang, Inpari 33 dan Mekonga, produksi sekarang mampu mencapai 7 ton per hektar. Padahal sebelumnya hanya sekitar 3 ton/ha," tambah Dedi yang mempunyai wilayah binaan di Desa Pabuaran dan Desa Kedaung, Kecamatan Subang, Jawa Barat.

Sementara itu Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Asep Heryana mengatakan bahwa diwilayahnya diperkirakan akan terus ada panen. "Sejak Desember telah dilakukan panen di beberapa kecamatan, dan diperkirakan akan terus panen sampai April 2018," kata Asep.

Asep juga memastikan Kabupaten Subang setiap tahunnya mengalami surplus beras, sehingga berkontribusi cukup besar dalam penyediaan beras di provinsi Jawa Barat. "Dengan produksi sekitar 1,2 juta ton, dan setelah dikurangi untuk kebutuhan, sekitar 550 ribu ton, setiap tahunnya Subang surplus sekitar 650 ribu ton," jelas Asep Heryana.

Menurut Asep Kabupaten Subang penyumbang penyediaan beras terbesar ketiga setelah Kabupaten Indramayu dan Karawang. [*]

Komentar

 
x