Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 17:20 WIB

Tata Anggaran, Aher Minta Tolong Kepala OPD

Minggu, 7 Januari 2018 | 05:09 WIB

Berita Terkait

Tata Anggaran, Aher Minta Tolong Kepala OPD
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meminta Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jawa Barat terus memantau penataan anggaran pada organisasi yang dipimpinnya.

Kata Aher, agar pelaksanaan dan pengelolaan anggaran bisa dilakukan dengan baik dan tepat sasaran. "Pengawasan yang sama terhadap DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) masih berlaku, pengawasan umum DPA masih di Pak Yerry (Kepala Bappeda Jabar). Artinya kalau ada hal-hal yang kurang efektif, kurang efisien silakan dikoreksi, itu yang pertama," kata Aher di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat sore (5/1/2018).

"Yang kedua, tentu para OPD tolong memantau Eselon II, Eselon III, dan Eselon IV yang sedang membuat DPA dipantau supaya tepat sasaran. DPA itu hak mutlak prerogatif, tafsir eksekutif tanpa ada urusan legislatif. Itulah DPA. Pengawasannya moral, plus kemudian cita-cita kita untuk menghadirkan sebanyak-banyaknya manfaat publik. Itu pengawasannya," lanjut Aher dalam rilis kepada media di Jakarta, Sabtu (6/1/2018).

"Anggaran kita maksudkan, kita dedikasikan untuk manfaat publik sebanyak-banyaknya. Jangan ada manfaat pribadi di situ, karena manfaat pribadi sudah terselesaikan dengan apa yang kita dapatkan dari gaji dan TPP. Insyaallah cukup, berkah," lanjut Aher.

Aher ingin menuntaskan 2018 dengan baik. Dia berharap anggaran untuk program kategori utama, bisa selesai di semester I-2018. Selain itu, pada kesempatan ini Aher juga menyampaikan apresiasinya kepada para birokrat yang ada di lingkungan Pemprov Jawa Barat.
Karena pada Tahun Anggaran 2017 penyerapan anggaran mencapai 95,77%. Kata Aher, penyerapan ini bisa jadi tertinggi secara nasional.

"Kalau tahun yang lalu (penyerapan anggaran TA 2016) kita ada di angka 93 koma sekian persen hampir 94 persen. Ketika dicek di 34 provinsi kita paling besar dan sekarang kita di angka 95 persen lebih, 95,77 persen. Hampir dipastikan karena naik serapan kita 95,77, hampir dipastikan kita pun penyerapannya terbaik dibandingkan provinsi lain di Indonesia," kata Aher. [ipe]

Komentar

x