Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 24 Januari 2018 | 10:52 WIB
 

Kunjungi Sekolah Pelayaran, Budi Bilang Begini

Oleh : M Fadil Djaelani | Senin, 8 Januari 2018 | 17:30 WIB
Kunjungi Sekolah Pelayaran, Budi Bilang Begini
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, pelaut-pelaut Indonesia banyak diincar perusahaan pelayaran berkelas dunia. Ya karena pelaut Indonesia terkenal tangguh dan piawai mengarungi lautan.

Budi berharap, kemampuan pelaut Indonesia terus diasah dan ditingkatkan, terutama dari sisi bahasa. Sekolah-sekolah pelayaran diharapkan lebih fokus menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Agar, para taruna dan taruni sekolah pelayaran terbiasa menggunakan bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya demi mengerek daya saing.

"Saya sengaja datang ke Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), kita punya sekolah bidang Perhubungan yang banyak sekali dan di tengah Indonesia sedang meningkatkan daya saing, kami berpikir tidak mungkin daya saing itu bisa terjadi tanpa meningkatkan sumber daya manusia," ujar Budi dalam rilis kepada media di Jakarta, Senin (8/1/2018).

Secara makro ekonomi, mantan Direktur Utama Angkasa Pura II ini, mengatakan, Indonesia mendapatkan apresiasi yang bagus namun jika sektor pendukung, seperti Sumber Daya Manusia (SDM) tidak dikerjakan dengan baik, hal itu tidak akan tercapai.

"Oleh karenanya, kami identifikasi berkaitan dengan mereka yang sudah lulus dan mereka yang belum lulus dan bagi yang sudah lulus ada beberapa yang belum berkesempatan bekerja, maka kami akan lakukan peningkatan untuk mereka dan kami akan lakukan fasilitasi agar mereka mendapat pekerjaan baik di dalam dan di luar negeri," jelas Budi.

Budi melihat, ada semacam keharusan melakukan peningkatan dan perbaikan baik secara kualitas kepada sekolah maupun bagaimana mengkomunikasikan lulusan STIP dan sekolah di BPSDM Perhubungan ini bisa bersaing dan bisa diserap di dunia Internasional.

"Kita tahu bahwasanya memang industri secara Internasional memang tidak terlalu menggembirakan, harapannya kalau kita memiliki lulusan yang punya kompetensi saya yakin kita juga bisa mengandalkan mereka sebagai insan yang bisa mendapatkan tanggung jawab yang lebih," pungkas Budi. [ipe]

Komentar

 
x