Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 15:52 WIB
 

Jokowi Ingin Rebut 51% Saham Freeport

Oleh : - | Selasa, 9 Januari 2018 | 17:15 WIB
Jokowi Ingin Rebut 51% Saham Freeport
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Rote - Presiden Joko Widodo menegaskan, Indonesia harus menggenggam minimal 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI/Freeport) yang mengelola tambang emas di Papua.

Masih kata Jokowi, selama 10 tahun, Indonesia hanya kebagian secuil saham Freeport, yakni sebesar 9,3% saja. "Saat ini saya sudah perintahkan agar Indonesia dapat 51 persen," kata Jokowi saat berkunjung ke Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (9/1/2018).

Jokowi berada di Pulau Rote sejak Senin (8/1/2017) dengan agenda pertama menghadiri sekaligus membuka membuka Rakornas relawan Bara JP di pulau terselatan NKRI tersebut.

Jokowi dan Ibu Negara menginap semalam di Pulau Rote. Hari ini (Selasa, 9/1/2018) Jokowi beserta rombongan membagikan sertifikat tanah, membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta meninjau embung.

Jokowi mengatakan, selama beberapa tahun terakhir perbincangan serta negosiasi soal saham 51% itu, sangat alot. "Sangat alot pembahasannnya tetapi walaupun alot yang penting jangan kalah," katanya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itupun menambahkan pada Agustus 2017, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignatius Johan serta Menteri Keuangan Sri Mulyani dan CEO Freeport McMoran Richard Adkerson, bersepakat untuk diversifikasi saham 51% untuk kepemilikan nasional. "Tetapi detil 51 persen sahamnya itu masih dinegosiasikan lagi antara pemerintah dan Freeport," ujarnya.

Jokowi juga membahas soal Blok Mahakam di Kalimantan Timur yang selama 50 tahun terakhir dikelolh oleh perusahaan asing yakni PT.Total E & P Indonesie (TEPI) dan Inpex Coorporation. "Per 1 Januari Blok Makaham 100 persen sudah jadi milik kita setelah selama puluhan tahun jadi milik asing," tuturnya.

Ia juga mengatakan setelah menjadi milik Indonesia Blok Mahakam tersebut langsung diberikan dan dikelola oleh Pt Pertamina Hulu Mahakam yang merupakan cucu dari PT Pertamina. [tar]

Komentar

Embed Widget

x