Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Januari 2018 | 23:28 WIB
 

Stok & Harga Beras Medium di Palu Dalam Pengawasan

Oleh : M Fadil Djailani | Rabu, 10 Januari 2018 | 14:09 WIB
Stok & Harga Beras Medium di Palu Dalam Pengawasan
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Palu - Kementerian Perdagangan terus memantau ketersediaan stok dan perkembangan harga beras di Kota Palu.

Tim dari Kementerian Perdagangan yang dipimpin Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajarini Puntodewi, berkunjung ke Pasar Induk Tradisional Masomba Palu yang terletak di belakang Mal Ramayana Tatura, Rabu (10/1/2018).

Kegiatan monitoring itu diikuti Kadis Perindustrian dan Perdagangan Sulteng, Arief Latjuba, Kelapa Divisi Regional Perum Bulog Sulteng, Khozim dan sejumlah anggota Satgas Pangan Polda Sulteng.

Saat tim dari Kementerian Perdagangan berkunjung ke salah satu lapak pedagang beras di Pasar Masomba, yang menjadi mitra Perum Bulog Sulteng, ikut menjual beras medium dari petani lokal.

Dalam kesempatan itu, tim Kemendag sempat berbincang-bincang dengan pedagang soal persediaan dan harga beras di pasaran relatif terkendali.
"Ada sedikit kenaikan harga beras, tetapi masih di bawah harga eceran tertinggi (HET) ditetapkan pemerintah pusat," kata Fajarini.

Fajarini mengatakan, tim yang sama juga bergerak di seluruh provinsi di Indonesia. Kegiatan ini, dilakukan secara nasional di semua daerah.

"Jadi, tim dari Kemendag bergerak ke semua provinsi dalam rangka memantau ketersediaan dan perkembangan harga beras di pasaran di setiap daerah," kata Fajarini.

Beberapa waktu lalu, pemerintah pusat telah menetapkan HET beras medium dan premium. HET beras medium ditetapkan pemerintah sebesar Rp9.450/kg dan beras premium Rp12.800/kg.

Dalam rangka menjaga kestabilan harga beras di pasaran memasuki awal 2018 ini, pemerintah pusat telah menugaskan kepada Bulog di seluruh daerah untuk melakukan operasi pasar (OP) beras medium.

Bulog sudah melaksanakan operasi pasar dengan menjual beras medium seharga Rp8.500/kg. Harga ini jauh di bawah HET yang ditetapkan pemerintah.

Karena itu, pemerintah memberikan apresiasi kepada Bulog dan berharap stabilisasi harga beras di daerah itu tetap terjaga.

Fajarini juga meminta Bulog Sulteng untuk bekerja sama dengan pengecer menjual beras medium sehingga semakin banyak masyarakat yang membelinya.

Sebab dilihat dari harga, beras medium yang dijual Bulog cukup murah hanya Rp8.500/kg. Lagi pula kualitas beras medium cukup bagus. "Harganya cukup oke dan bisa dijangkau seluruh lapisan masyarakat," kata dia. [tar]

Komentar

 
x