Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Januari 2018 | 23:30 WIB
 

Kementan Beli Bawang Merah Petani Brebes 40 Ton

Oleh : - | Kamis, 11 Januari 2018 | 19:34 WIB
Kementan Beli Bawang Merah Petani Brebes 40 Ton
(Foto: BadanKetahananPangan)

INILAHCOM, Brebes - Kementerian Pertanian melakukan pembelian bawang merah melalui Toko Tani Indonesia (TTI) sebanyak 40 ton secara bertahap selama sebulan. Hal itu dilakukan untuk membantu meringankan beban petani bawang merah.

"Kami beli bawang merah petani brebes, sehingga para petani diharapkan masih bisa menerima keuntungan," kata Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, ketika mengunjungi petani Bawang Merah di Brebes, Kamis (11/1/2018).

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah berhasil meningkatkan produksi bawang merah di seluruh Indonesia. Brebes sebagai salah satu sentra poroduksi bawang merah pada Desember 2017 telah menghasilkan bawang merah sebesar 33.933 ton.

Karena terjadi panen serentak di seluruh Indonesia, harga bawang merah mengalami sedikit penurunan. Harga ditingkat petani saat ini sekitar Rp11.500/kg untuk bawang merah ukuran super, Sedangkan Kementan membeli dengan harga Rp13.000/kg.

Sementara itu, untuk membantu petani, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mewajibkan para ASN/PNS membeli bawang merah sebanyak 13 ton, Perum Bulog 17 ton, dan ASN/PNS Kabupaten Brebes 24 ton.

Selaku vendor TTI, Tatis Setiawan pada Rabu dan Kamis (10-11/1/2017) melakukan pembeliaan bawang merah langsung dari petani total sebanyak 15 ton di Desa Keboleden, Wanasari, Brebes dengan harga Rp13.000/kg. Sedangkan harga di tingkat petani/produsen menurut Nasrudin salah seorang petani bawang merah untuk jenis super sebesar Rp11.500/kg, jenis sedang Rp8.000 9000/kg, dan ukuran kecil Rp7.000/kg.

Transaksi pembeliaan ini disaksikan langsung Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian Agung Hendriadi, Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Riwantoro serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes Budhiarso. [*]

Komentar

 
x