Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Juni 2018 | 18:08 WIB
 

Mantan Bos OJK Didaulat Jadi Guru Besar Undip

Oleh : - | Sabtu, 13 Januari 2018 | 03:39 WIB
Mantan Bos OJK Didaulat Jadi Guru Besar Undip
Mantan Ketua Komisioner OJK, Muliaman D Hadad - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Hari ini (Sabtu, 13/1/2018), mantan Ketua Komisioner OJK, Muliaman D Hadad dikukuhkan sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip), Semarang.

Pengukuhan sekaligus penyematan gelas profesor ini berlangsung di Gedung Prof Soedarto, Kampus Undip Tembalang, Semarang, pada pukul 10.00 WIB.

Rencananya, Muliaman akan membacakan disertasi yang berjudul "Stabilitas Vs Pertumbuhan:Peranan Sektor Jasa Keuangan dalam Perekonomian dan Tantangannya di Masa Depan."

Kata Muliaman, selama ini, di industri keuangan terkesan ada dikotomi antara upaya mewujudkan stabilitas dengan upaya mengejar pertumbuhan.

"Kita ingin mencapai keduanya tanpa harus mengorbankan salah satunya. Membangun jasa keuangan yang sehat, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi," papar Muliaman.

Antara mengejar pertumbuhan serta mewujudkan stabilitas ekonomi, menurut Muliaman, bisa terwujud dengan mendorong literasi dan akses keuangan yang lebih baik bagi para pengusaha dan masyarakat.

Namun demikian, kata dia, harus sejalan dengan perkembangan teknologi (disruptive environmnet). Upaya mencari keseimbangan tersebut tidak mudah. "Tantangannya adalah bagaimana mewujudkan kebijakan yang dapat memahami ekspektasi dan preferensi masyarakat di tengah situasi yang begitu cepat berubah," paparnya.

Sekedar mengingatkan saja, Muliaman adalah pemimpin sekaligus pendiri OJK. Di tangannya, kinerja OJK cukup berkilau. Banyak penghargaan yang diraih.

Pada Oktober 2016, Universitas Monash Australia memberikan penghargaan Distinguished Alumni Award. Penghargaan ini diberikan kepada Muliaman yang alumni Monash University, lantaran dinilau mumpuni sebagai pemimpin OJK. Adapula penghargaan Global Good Governance (3G) untuk kategori Government & Politics-Civil Service Award dari Cambridge IF Analytica.

Selain itu, OJK dinilai berhasil memajukan ASEAN Banking Integration Framework (ABIF) di bawah program integrasi ekonomi ASEAN. Catatan ini merupakan kerja keras Muliaman didukung jajaran OJK.

Di sektor pasar modal, tangan dingin Muliaman juga handal. Pada 2016, IHSG melejit 15,32% (year to date), tembus hingga 5.296,7. Bisa jadi karena Muliaman cepat dan berani membuat suatu keputusan, termasuk tepat dalam memilih orang. Dan, Global Inclusion Award 2017 untuk regional Asia dan Pasifik. di mana, OJK berhasil mengalahkan India dan Pakistan. [ipe]

Komentar

 
x