Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 22 Januari 2018 | 23:30 WIB
 

NTB Cuek Soal Revitalisasi Wisata Loang Baloq

Oleh : - | Minggu, 14 Januari 2018 | 13:10 WIB
NTB Cuek Soal Revitalisasi Wisata Loang Baloq
Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Mataram - Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengatakan, usulan anggaran revitalisasi objek wista Taman Rekreasi Loang Baloq hingga kini belum mendapat respon dari Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

"Tahun ini kami sangat berharap ada kejelasan terhadap besaran anggaran yang akan direalisasi pemerintah provinsi untuk mendukung program revitalisasi Loang Baloq," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Minggu (14/1/2018).

Pada akhir tahun 2017, Pemerintah Kota Mataram mengusulkan anggaran sebesar Rp3,4 miliar kepada Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pariwisata untuk revitalisasi objek wista Taman Rekreasi Loang Baloq.

Usulan anggaran revitalisasi Taman Rekreasi Loang Baloq tersebut atas pertimbangan karena tahun 2017, pemerintah provinsi sudah banyak memberikan dukungan anggaran dalam bidang pariwisata.

Namun, menurutnya jika saat ini belum adanya realiasi dukungan anggaran itu, kemungkinan karena adanya rasionalisasi anggaran secara nasional untuk mendukung kegiatan pilkada serentak 2018.

"Semoga dalam APBD Perubahan 2018, pemerintah provinsi bisa memberikan lampu hijau terhadap dukungan anggaran mereka," ujarnya.

Wakil wali kota tidak menampik, kondisi Taman Loang Baloq semakin semrawut sejak investor membatalkan rencana pembangunannya di kawasan tersebut.

"Karenanya, pemerintah kota menargetkan tahun ini, kawasan Taman Loang Baloq harus diintervensi secara menyeluruh, baik untuk penataan pedagang kaki lima, maupun ruang terbuka hijaunya," ujarnya.

Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang sebelumnya menambahkan, beberapa bantuan anggaran yang diberikan Dinas Pariwisata Provinsi NTB mendukung peningkatan objek wisata di Mataram tahun ini antara lain, membantu pembukaan objek wisata "rafting", penataan ruang terbuka hijau di Pantai Ampenan dan wisata religi di Makam Bintaro.

Untuk itu, tidak ada salahnya pemerintah kota mengusulkan proposal untuk revitalisasi Taman Rekreasi Loang Baloq, sekaligus mendukung objek wisata religi Makam Loang Baloq.

Dikatakan, revitalisasi Taman Rekreasi Loang Baloq akan dilakukan di atas lahan 2,4 hektare yang sebelumnya akan dikelola oleh investor PT Mas Murni Sejahtera.

Dalam perencanaanya, pemerintah kota akan memperluas ruang terbuka hijau (RTH) di Loang Baloq, dengan penambahan tempat bermain, pembangunan fasilitas panggung teater mini dan fasilitas lainnya.

"Prinsipnya, fasilitas yang akan kita bangun bisa dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat umum," ujarnya.

Kawasan Loang Baloq menjadi salah satu pusat perayaan tardisi "Lebaran Topat" atau ketupat yang diperingati tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri dan musim haji.

Makam Loang Baloq merupakan salah satu makam yang dikeramatkan warga di Pulau Lombok, sehingga setiap akhir pekan makam tersebut ramai dikunjungi oleh warga dari berbagai wilayah. [tar]

Komentar

 
x