Jumat, 31 Oktober 2014 | 05:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Inilah Profil Direksi Baru Pertamina
Headline
Inilah.com
Oleh: Makarius Paru
ekonomi - Jumat, 19 Februari 2010 | 15:42 WIB
Berita Terkait
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah akhirnya berhasil menetapkan jajaran direksi baru di PT Pertamina. Pelantikan direksi baru dilakukan Menteri Badan Usaha milik Negara, Mustafa Abubakar.

Berikut jajaran Direksi Baru PT Pertamina (Persero) beserta profil singkatnya, Direktur Utama Pertamina: Galaila Karen Agustiawan Ibu kelahiran Bandung, 19 Oktober 1958 ini kembali menduduki posisi tertinggi di PT Pertamina Persero. Sarjana Teknik Fisika, Institut Teknologi Bandung (ITB) lulusan 1978 ini kembali dipercaya oleh Pemerintah selaku pemegang saham untuk mengisi posisi tertinggi di perusahaan migas kebanggaan Negeri ini.

Tahun 2006 lalu barulah Karen bergabung bersama Pertamina sebagai Direktur Pertamina Hulu.

Karen memulai perjalanan karirnya di berbagai industri minyak dan gas, diantaranya Mobil Oil Indonesia (1984-1996) dan Halliburton Indonesia (2002-2006).
Kemudian pada 5 Februari 2009 yang lalu, secara mengejutkan, Karen dipilih sebagai Direktur Utama Perseroan menggantikan Dirut Ari Soemarno, dialah Perempuan pertama yang berhasil menempati pucuk pimpinan tertinggi dipertamina dalam sejarah Perseroan.

Direktur Pemasaran dan Niaga Djaelani Sutomo adalah pejabat karir di Pertamina (Persero). Sebelum diangkat menjadi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Djaelani dipercaya oleh Perseroan menempati posisi Direktur Utama PT Pertamina Tongkang. Salah satu anak usaha Pertamina yang bergerak pada angkutan minyak (kapal tongkang). Sebelum menjabat Direktur Utama PT Pertamina Tongkang, Djaelani sempat menduduki kursi pada VP BBM Retail Pertamina.

Direktur Umum dan Aset: Waluyo, kelahiran Klaten,16 Desember 1956 ini kembali dipercaya mengisi posisi strategis di PT Pertamina (Persero). Beliau di percaya mengisi posisi Direktur Umum dan Aset, setelah sebelumnya mengisis posisi Direktur Umum dan SDM di Perseroan.

Suami dari, Henny Listyorini ini, mulai meniti karir profesional di PT Arco Indonesia, sebuah perusahaan eksplorasi minyak asing. Karir Waluyo pun kian menanjak hingga akhirnya masuk ke lembaga anti korupsi, KPK. Keluar menjadi Anggota KPK Waluyo diangkat menjadi Direktur Umum dan SDM Pertamina.

Direktur Sumber Daya Manusia: Rukmi Hadihartini, wanita kelahiaran Jember, 29 Maret 1953 ini merupakan pejabat karir di Perseroan.

Direktur Keuangan: M Afdal Bahaudin, kelahiran lahir di Jakarta, 14 November 1955 ini, saat ini menjabat Presiden Direktur TUGU. Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Padjadjaran, Bandung, pada 1984, ini
mulai masuk Pertamina tahun 2002- 2004. Beliau dipilih Pertamina sebagai Kepala Divisi Manajemen Risiko dan Asuransi di Direktorat Keuangan Pertamina. Pada 2006, pria ini pernah menjadi kandidat Indonesia pada "Tax Analyst OPEC", di Wina, Austria, pada 2000, ini diangkat sebagai Deputi.

Direktur Hulu: Bagus Setiardja, saat ini mejabat posisi Direktur Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE) adalah salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang pengelolaan portofolio usaha sektor hulu minyak dan gas bumi sertaenergi lainnya.

Selain menjabat sebagai Dirut PHE, Bagus juga menjabat sebagai Plh Direktur Hulu Pertamina yang kosong sejak Karen dipilih menjadi Dirut Pertamina.

Direktur Pengolahan Pertamina: Edi Setyanto. Posisi terakhir Edi, Deputy Direktur Bidang Pengolahan Pertamina.

Direktur Pengembangan managemen risiko dan investasi, Frederick Siahaan. sebelum menjadi direktur managemen risiko, Frederick menjabat posisi Direktur Keuangan Pertamina. [hid]
Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER