Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 19 November 2018 | 09:03 WIB

Kurtubi: Maizar Rahman Layak Pimpin Pertamina

Oleh : Ahmad Munjin | Senin, 19 Januari 2009 | 05:19 WIB

Berita Terkait

Kurtubi: Maizar Rahman Layak Pimpin Pertamina
Maizar Rahman - istimewa

INILAH.COM, Jakarta - Pergantian Dirut Pertamina disarankan berasal dari orang dalam. Maizar Rahman, mantan Ketua Dewan Gubernur OPEC bisa menjadi alternatif menggantikan Arie H Soemarno. "Maizar Rahman sih layak. Dari sisi prestasi dan kompetensi bisa saja masuk menjadi salah satu calon kuat. Bisa juga Sumarsono, tapi Kuntoro Mangkusubroto kayaknya nggak lah," kata Kurtubi, pengamat perminyakan dihubungi INILAH.COM melalui telepon selularnya, Minggu (18/1). Pertamina, lanjut Kurtubi sudah semestinya dipimpin oleh orang yang betul-betul mengerti perminyakan. Karena itu, pemerintah sebaiknya tidak sekadar menaruh orang. "Mengerti bisnis minyak, memiliki dedikasi untuk kepentingan bangsa dan negara, dan berorientasi memajukan Pertamina secara all out," tandasnya. Kurtubi berharap pucuk pimpinan Pertamina nanti tidak melihat BBM sebagai barang bisnis untuk mencari keuntungan semata. "Dirut itu sebaiknya memang berasal dari orang dalam Pertamina sendiri," imbuhnya lagi.Kurtubi menilai wajar pergantian direksi ini, mengingat presiden sendiri sudah menegur langsung pimpinan Pertamina. Pasalnya, rakyat menderita akibat kelangkaan BBM dan elpiji. "Itu saya sepakat," tukas Kurtubi. Tapi, Kurtubi memberikan catatan, semestinya yang diganti bukan hanya direktur utama. Pada Sabtu (18/1) kemarin, di kediaman Presiden SBY di kawasan Cikeas, Bogor, dilakukan pertemuan terbatas yang dihadiri Mensesneg Hatta Radjasa, Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi, Menneg BUMN Sofyan Djalil, Plt Menko Perekonomian, Sri Mulyani dan Komisaris Utama Pertamina Sutanto.Rapat itu, menurut sumber INILAH.COM yang dapat dipercaya, untuk membahas pergantian Dirut Pertamina, Arie H Soemarno dan sekaligus membahas usulan nama-nama yang pantas untuk dicalonkan sebagai direktur utama Pertamina. Sri Mulyani, saat itu mengusulkan dua nama, yaitu Kuntoro Mangkusubroto (mantan Mentamben) dan Erry Ryana Hardjapamengkas (mantan Dirut PT Timah dan mantan Wakil Ketua KPK). Sementara, Sutanto mengusung tiga nama yang dicalonkan, yaitu Sony Sumarsono (mantan Direktur Umum dan SDM Pertamina), Meizar Rahman, (mantan Gubernur OPEC untuk Indonesia) dan Achmad Faisal yang saat ini masih menjabat Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina. [E1]

Komentar

x