Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 05:05 WIB

Pengusaha Batubara Tolak Bangun Smelter

Oleh : Tio Sukanto | Selasa, 15 Mei 2012 | 18:35 WIB
Pengusaha Batubara Tolak Bangun Smelter
Inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI-ICMA) menilai tidak tepat seandainya komoditas bahan baku batubara diolah dan dimurnikan kembali seperti halnya 14 jenis bahan baku mineral lainnya.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia, Supriatna Suhala di Jakarta Selasa (15/5/2012). "Nilai tambah batubara itu apa sih. Disana (negara tujuan ekspor-red) hanya di bakar saja," kata Supriatna.

Menurutnya, sebaiknya batubara diarahkan untuk penggunaan bahak bakar PLTU mulut tambang, sehingga listriknya bisa dimanfatkan oleh pertambangan. "Kalau pemerintah pinter, ekspornya manufaktur atau listrik. Sehingga bisa interkoneksi antara Singapura dan Malasysia. Bukan ekspor batubaranya," ujar Supriatna.

Selain itu menurut dia untuk menghemat cadangan batubara dimasa yang akan datang, produksinya harus dikontrol. "Tidak boleh tingkatkan produksi itu tidak akan masalah ke produsen. Tapi kalau larangan ekspor itu jelas membunuh pengusaha batubara," tegas dia.

Permen ESDM No 07 Tahun 2012 melarang ekspor bahan baku mentah dan diharuskan melakukan pemurnian atau pengolahan sebelum melakukan ekspor. Larangan tersebut untuk meningkatkan nilai tambah bahan baku. Larangan ekspor tersebut akan efektif mulai diberlakukan pada 2014. [rus]

Komentar

Embed Widget
x