Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 13:42 WIB

Bank Asing Merajalela, Inilah Penyebabnya

Oleh : Charles MS | Selasa, 22 Mei 2012 | 17:09 WIB
Bank Asing Merajalela, Inilah Penyebabnya
Inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta Kesalahan Bank Indonesia (BI) mengkategorisasi bank di Indonesia menyebabkan bank milik asing semakin merajalela di dalam negeri. Ada bank lokal yang dimiliki asing disebut dengan bank lokal, padahal seharusnya diketegorikan bank asing.

"Bank Sentral perlu segera menata ulang status dan lingkup bisnis bank-bank swasta domestik milik asing di Indonesia. Sebab ada kerancuan besar menyebutkan bank swasta nasional milik asing. Kalau sudah milik asing seharusnya dikategorikan sebagai bank milik asing, sehingga aturan yang berlaku aturan bank asing. Ini kan aturannya masih aturan bank lokal yang diterapkan, sementara bank itu sudah milik asing," ujar financial analyst Lin Chi Wei dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (22/5/2012).

Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk menopang pertumbuhan bank-bank lokal yang pangsa pasarnya kian tergerus oleh kehadiran bank-bank raksasa asing melalui akuisisi bank-bank swasta nasional. Dia melihat saat ini peraturan antara bank swasta nasional dan bank asing agak sumir dan perlu ditegaskan lagi.

Berdasarkan hasil riset, lanjut Chi Wei, bank swasta nasional sudah tergerus sekitar 20% dari 42% pada 1998 menjadi 22% pada 2011. Begitu juga dengan pangsa aset bank negara yang merosot 9% dari 44% dan menjadi tinggal 35% pada periode yang sama.

Sebaliknya, pangsa pasar bank swasta milik asing telah melonjak tajam dari hampir nol persen menjadi 21%. Jika ditotal dengan kantor cabang bank asing dan bank campuran, maka total pangsa pasar bank milik asing di Indonesia sudah mencapai 34%. "Jika terus dibiarkan, dalam beberapa tahun ke depan peran bank negara akan semakin digantikan oleh bank-bank swasta yang kini dikuasai asing," kata Chi Wei.

Dia melihat hal ini terjadi karena pemerintah tidak menginjeksi dana ke bank-bank negara tersebut untuk mengembangkan bisnis bank. "Pemerintah justru menginvestasikannya ke yang lain yang return-nya juga belum jelas," tutur Chi Wei.

Namun demikian, dia juga mengakui kehadiran bank-bank asing di industri perbankan nasional memang diperlukan untuk menciptakan persaingan sehat guna meningkatkan kinerja dan kualitas layanan bank-bank lokal. "Namun di sisi lain, ada sejumlah kerawanan dan potensi dampak negatif yang harus diwaspadai." [tjs]

Komentar

Embed Widget
x