Find and Follow Us

Minggu, 19 Januari 2020 | 14:32 WIB

Dari Pasar Tanah Abang

Produk Tekstil Lokal Kian Menghilang

Oleh : Tri Sulistiowati | Sabtu, 26 Mei 2012 | 15:32 WIB
Produk Tekstil Lokal Kian Menghilang
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kain asal Korea, India, Jepang, dan China mendominasi produk dagangan toko tekstil di pusat grosir Tanah Abang, Jakarta. Pengunjung memburu produk lokal dalam bentuk seragam sekolah.

Pusat grosir tanah abang terlihat ramai dikunjungi di akhir pekan ini. Banyak diantara mereka yang sibuk memilih-milih kain. Kain jenis tile, sifon, dan katun menjadi incaran para pengunjung siang ini. Jenis kain tile menjadi primadona untuk saat.

Hampir disetiap toko kain yang mengisi lantai paling dasar memajang tile asal Korea dan Perancis. "Tile korea dan Perancis punya yang paling bagus. Cina juga bagus tapi masih kalah," ungkap Yudi, penjaga toko kain di pusat grosir Tanah Abang, Sabtu (26/2012) kepada INILAH.COM.

Produk kain jenis tile lokal hampir tidak nampak dipajang di depan toko. Para pedagang selalu menyimpannya di bagian belakang yang sulit terlihat. "Produk lokal sih ada tapi orang-orang lebih suka beli tile dari Korea dan Prancis," kata santi, penjaga toko Tex-Mart.

Omset untuk penjualan kain tile Korea dan Perancis dapat mencapai 2-3 seri (1 seri terdiri dari 10 warna) dalam 1 bulan, sedangkan untuk produk lokal tidak sampai 1 seri dalam 1 bulan. Produk lokal dinilai kurang bagus bila dibandingkan dengan produk tekstil yang diimport dari Korea, Jepang, China, dan India.

Keadaan ini tidak mengartikan kain jenis tile sama sekali tidak laku di pasaran. Produk lokal masih diminati pembeli untuk dijadikan buah tangan atau baju seragam. "Kebanyakan produk lokal cuma dipakai untuk oleh-oleh, kalau tidak untuk seragam," jelas Santi. [hid]

Komentar

x