Find and Follow Us

Sabtu, 25 Januari 2020 | 12:04 WIB

Eropa Bertindak, Dunia Tersenyum

Oleh : Th. Asteria | Sabtu, 30 Juni 2012 | 10:59 WIB
Eropa Bertindak, Dunia Tersenyum
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Frankfurt Para pemimpin Eropa menepis ekspektasi rendah pertemuan KTT, dengan memberi berbagai tindakan yang menenangkan pasar. Dunia pun tersenyum.

Setelah pertemuan tertutup selama berjam-jam di Brussels, para pemimpin sepakat meluncurkan serangkaian tindakan untuk membawa stabilitas ke pasar keuangan kawasan ini. Yakni rencana melakukan mekanisme pengawasan tunggal untuk sistem perbankan Eropa dan merekapitalisasi langsung perbankan kawasan, dengan melibatkan European Stability Mechanism (ESM).

Pengumuman rencana Spanyol baru-baru ini untuk mendukung perbankannya, telah meningkatkan kekhawatiran bahwa hal tersebut akan menambah tumpukan utang pemerintah Spanyol.

Terkait hal ini, Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy menegaskan sangat penting untuk memutus lingkaran setan antara bank dan penguasa. "Kami meminta Dewan untuk mempertimbangkan usulan-usulan ini sebagai hal yang mendesak hingga akhir 2012,"katanya kepada wartawan.

Adapun pinjaman yang diberikan untuk Spanyol oleh ESM, juga tidak akan memiliki status senior, hal ini berpotensi untuk meyakinkan kreditor lainnya.

Selain itu, para pemimpin juga mengatakan mereka siap menggunakan kebijakan yang ada, yakni Fasilitas Stabilitas Finansial Eropa (EFSF) dan ESM, dalam cara yang fleksibel dan efisien untuk menstabilkan pasar. Hal ini mengindikasikan dana dapat digunakan untuk membeli utang pemerintah di pasar sekunder untuk menurunkan biaya pinjaman.

Kesepakatan tersebut muncul setelah Perdana Menteri Italia Mario Monti dan Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy dikabarkan menolak untuk menandatangani rencana senilai 120 miliar euro (US$149,1 miliar) untuk mendukung pertumbuhan dan pekerjaan di Eropa hingga memenangkan konsesi pembelian obligasi.

Pasar keuangan bersorak. Imbal hasil obligasi pemerintah Spanyol dan Italia anjlok. Imbal hasil obligasi Spanyol bertenor 10 tahun, yang telah mencapai level psikologis 7% pada Kamis, bahkan melampaui level tersebut di awal Juni, turun hampir 0,5% ke 6,43%. Demikian menurut platform perdagangan elektronik Tradeweb.

Sedangkan imbal hasil obligasi Italia bertenor 10 tahun, turun menjadi 5,86%. Namun, imbal hasil obligasi Jerman justru melonjak karena investor menjauhi safe haven.

Imbal hasil premium yang dituntut oleh investor yang memiliki obligasi Spanyol lebih dari 10 tahun, turun 0,56% menjadi 4,82%, sedangkan Italia dan Jerman menyempit 0,46% menjadi 4,22%.

Euro melonjak lebih dari 2,5 sen terhadap dolar dan bertahan di US$ 1,2686 dalam aksi terakhir dibandingkan US$ 1,2429 di perdagangan Amerika Utara sebelumnya.

Tekanan di pasar saham juga mereda. Saham Asia ditutup menguat dan Eropa reli. Di Spanyol, indeks IBEX 35 melonjak 4,6%, didukung saham perbankan. BBVA SA melesat 7,7%, Banco Santander SA naik 5,8% dan Caixa Bank SA terangkat 5,9%.

Bursa AS juga melesat lebih dari 2%. Indeks Dow ditutup naik 2,2% ke level 12.880,09, indeks S & P 500 bertambah 2,5% menjadi 1.362,16 dan indeks Komposit Nasdaq naik 3% menjadi 2.935,05.

Para analis mengatakan kesepakatan ini menandai kemenangan untuk Spanyol dan Italia, sementara Kanselir Jerman Angela Merkel mengalah atas penolakan sebelumnya untuk mempertimbangkan langkah-langkah jangka pendek baru untuk membendung krisis.

"Tampaknya KTT ini menandai titik di mana negara-negara lemah merasa bahwa situasi mereka sudah cukup buruk ketimbang sebelumnya," kata James Reid, ahli strategi di Deutsche Bank di London, dalam sebuah catatan . "Hal ini menciptakan lebih banyak ketegangan di Eropa akhir-akhir ini, tapi tampaknya sudah mulai ada kejelasan."

Para analis memperingatkan bahwa masih ada pertanyaan tentang efektivitas kebijakan, sembari menekankan bahwa hanya sedikit tindakan yang dilakukan untuk mengatasi akar penyebab krisis utang zona euro yang berlarut-larut.

Michael Hewson, strategi pasar di CMC Markets mengatakan, EFSF ini bisa segera habis dan membutuhkan peningkatan dana di pasar terbuka. Sementara ESM belum ada, meskipun kontributor terbesarnya, Jerman, harus meratifikasinya hari ini di parlemen Jerman.

"Masalahnya, dana memiliki kapasitas maksimum sebesar 500 miliar euro dan itu termasuk kontribusi Spanyol dan Italia, sehingga dana bisa saja cepat habis, "katanya. [ast]

Komentar

x