Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 06:24 WIB

RI Belum Akan Naikkan Tarif Pajak

Oleh : Mosi Retnani Fajarwati | Rabu, 1 Agustus 2012 | 12:21 WIB
RI Belum Akan Naikkan Tarif Pajak
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia belum berencana menaikkan tarif pajak. Sikap tidak akan mengekor negara-negara Eropa yang mendongkrak penerimaan negara melalui kenaikan tarif pajak, akibat krisis ekonomi.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo menilai, belum adanya rencana kenaikan tarif pajak, karena masih banyak rakyat Indonesia yang belum patuh membayar pajak. Namun pemerintah akan menggenjot penerimaan pajak dari kenaikan jumlah kepatuhan wajib pajak.

"Kalau di Indonesia, kita lebih ingin pada tax complience, jadi lebih banyak wajib pajak yang terjaring. Hal ini karena banyaknya badan usaha yang seharusnya bayar pajak tapi belum bayar pajak dan kita akan meyakinkan wajib pajak bayar pada jumlah yang benar," ungkap Agus Marto di Jakarta, Selasa malam (31/7/2012).

Dirjen Pajak Fuad Rahmany pun menegaskan hal yang sama dimana untuk saat ini hanya perlu untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak saja.

"Maksudnya Presiden itu kan sekarang di Eropa krisis, mereka utang dulu sehingga kayak di Itali PPN-nya dinaikan, kalau gak salah dari 21 ke 23. Naik 2 persen. Yunani juga naikin. Aku lupa tarifnya. Pokoknya di Eropa pada dinaikin lah, nah kita me-refers ke itu," ujarnya.

"Kita compliance saja dulu, itu saja kita suruh orang bayar pajak sudah naik pajak kita, belum sampai kita naikin tarif," tambahnya. [ast]

Komentar

Embed Widget
x