Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 15:50 WIB

BI: DBS Sudah Lengkapi Dokumen Akuisisi Danamon

Oleh : Charles MS | Jumat, 24 Agustus 2012 | 16:31 WIB
BI: DBS Sudah Lengkapi Dokumen Akuisisi Danamon
inilah.com/Wirasatria
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - DBS Group Holdings Ltd (DBS) sudah melengkapi dokumen yang diminta Bank Indonesia sebagai prasyarat akuisisi terhadap Bank Danamon Tbk.

"Masih kita masih terus proses, sudah ada komunikasi . Mereka sudah sampaikan dokumen baru tapi masih terus diskusi. Kita cek lagi, kalau kurang ya kita minta lagi," ujar Deputi Gubernur BI Halim Alamsyah usai sholat Jumat (24/8/2012).

Ditanya apakah dengan demikian, DBS menyetujui aturan kepemilikan baru yang dikeluarkan BI baru-baru ini minimal 40%, Halim menandaskan itu memang sudah aturannya. "Itu kan memang sudah aturan tergantung mereka mau nurut atau nggak," tegasnya.

Sebelum diberitakan, BI memberi kesempatan kepada DBS untuk melengkapi dokumen terhadap proposalnya yang ingin mengakuisisi Bank Danamon Tbk. "Kami sedang memproses proposal mereka. Terus diulang lagi, dilihat dulu dengan ketentuan baru (aturan kepemilikan bank) apakah surat-suratnya tidak bertentangan dengan aturan yang baru," ujar Halim beberapa waktu lalu.

Menurut Halim, pihak DBS sebelumnya sudah pernah mendatangi BI untuk menanyakan mengenai kelengkapan dokumen yang harus dibenahi. "Jadi DBS tidak perlu melakukan proses dari awal lagi. Dia sudah punya dokumen-dokumen, jadi tinggal melengkapi saja," tegasnya.

DBS Group Holdings Ltd (DBS), bank terbesar di Asia yang berbasis di Singapura menyatakan telah membeli 68,37%saham Bank Danamon yang selama ini dipegang oleh Fullerton Financial Holdings Pte Ltd (FFH) pada Asia Financial Indonesia (AFI) dengan nilai transaksi sebesar Rp45,2 triliun atau sekira 6,2 miliar dolar Singapura. Adapun harga yang disepakati AFI adalah Rp7.000 per saham Danamon.


Total nilai transaksi yang dibayarkan dalam bentuk SRC juta saham baru DBS dengan penerbitan saham sebesar 14,07 dolar Singapura.

DBS menyebut alasan pembelian ini karena perbankan di Indonesia sangat menarik dan didukung dengan faktor ekonomi makro dan pertumbuhan ekonomi yang kuat.

Akibat transaksi ini, Bank Danamon akan menjadi bagian dari bank DBS. DBS sendiri, telah menunjuk Credit Suisse dan Morgan Stanley sebagai konsultan keuangan untuk pengambilalihan Danamon dan Alliance. [ast]

Komentar

x