Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 00:00 WIB

PNM Tawarkan bunga obligasi 8,75-9,50 Persen

Oleh : Agustina Melani | Jumat, 14 September 2012 | 16:59 WIB
PNM Tawarkan bunga obligasi 8,75-9,50 Persen
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - PT Permodalan Nasional Madani menawarkan indikasi kupon bunga sebesar 8,7%-9.50%.

Hal itu disampaikan Direktur PT Bahana Securities Andi Sidharta, Jumat (14/9/2012)."Indikasi kupon bunga obligasi ditawarkan sebesar 8,75%-9.50%. Kupon bunga tersebut menggunakan benchmark obligasi FR060 yang jatuh tempo 5 tahun dengan yield ditawarkan 5,7%. Ada premi cukup besar di atas obligasi sebesar 325-425 bps," tutur Andi.

Andi menambahkan, PNM juga tidak akan menambah terbitan jumlah obligasi bila ada oversubribed. Target investor merupakan investor domestik dalam penawaran obligasi ini. PT Permodalan Nasional Madani, BUMN yang fokus pada penyaluran kredit mikro menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar. Tenor obligasi berjangka waktu lima tahun.

Dana hasil penerbitan obligasi sebanyak 20% hasil emisi akan digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman dari empat bank yakni Bank Mega, Bank Agroniaga, Bank Internasional Indonesia dan Bank Mutiara. Adapun sisanya yakni 80% akan digunakan untuk modal kerja Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam menyalurkan pembiayaan usaha mikro dan kecil.

Perseroan memasukan opsi pembelian kembali (call option) surat utang ini setelah satu tahun pasca emisi. Pembelian kembali tersebut dapat dilakukan untuk sebagian atau seluruh obligasi sebelum tanggal jatuh tempo. Obligasi ini mendapat peringkat idA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.

Perseroan bersama penjamin emisi telah menetapkan perkiraan masa penawaran awal akan dilakukan pada 14-28 September 2012. Adapun perkiraan pernyataan efektif dari regulator akan didapat paling lama 4 Oktober. Masa penawaran pada 8-9 Oktober 2012.Pencatatan obligasi pada 15 Oktober 2012.

PT Bahana Securities telah ditunjuk sebagai penjamin emisi. Selain itu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk bertindak sebagai wali amanat. [hid]

Komentar

Embed Widget
x