Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 06:50 WIB

Vietnam Terkena Rush, RI harus Waspada

Oleh : Mosi Retnani Fajarwati | Jumat, 14 September 2012 | 18:20 WIB
Vietnam Terkena Rush, RI harus Waspada
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Indonesia harus mewaspadai kondisi yang terjadi di Vietnam, yang mengalami penarikan dana besar-besaran (rush).

Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Bambang Brodjonegoro, Jumat (14/9/2012). "Sampai sekarang belum (ada tindak lanjutnya)," ujarnya.

Ia melanjutkan negara-negara anggota Chiang Mai Intitiative Multilateralization (CMIM) masih belum memutuskan untuk memberi talangan ke Vietnam. "Kita sudah mendengar berita-berita tentang Vietnam. Tapi belum ada yang formal masuk ke CMIM. Dengan CMIM itulah maksudnya kita nanti coba dulu selesaikan di level regional," tuturnya.

Bila nantinya telah menjadi kesepakatan untuk memberi talangan ke Vietnam, maka negara-negara anggota CMIM akan segera bergerak membantu.

"Gunanya CMIM kan untuk itu. Kalau ada salah satu negara anggota yang mengalami kondisi yang membutuhkan support, CMIM bisa langsung bergerak cepat. Meskipun jumlahnya terbatas, tidak seperti IMF," katanya.

Bank sentral Vietnam terpaksa meminta bantuan penyelamatan sebesar US$12 miliar untuk sistem keuangan di negaranya yang terguncang akibat penahanan direktur utama Asia Commercial Bank (ACB). Kejadian tersebut kemudian membuat harga saham ACB runtuh dan terjadi penarikan dana besar-besaran (rush). [hid]

Komentar

Embed Widget
x