Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 16:35 WIB

Kejar Target, BP Migas Andalkan 11 Sumur Baru

Oleh : Tio Sukanto | Jumat, 14 September 2012 | 20:11 WIB
Kejar Target, BP Migas Andalkan 11 Sumur Baru
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - BP Migas optimistis dapat mengejar target lifting sebesar 900.000 barel oil per day (BOPD), sesuai dengan asumsi dasar RAPBN 2013.

Demikian disampaikan Deputi Perencanaan BP Migas, Widhyawan Prawiraatmadja saat ditemui di kantor BP Migas Jakarta Jumat (14/9/2012). Untuk tahun ini lifting minyak diperkirakan tidak mencapai target. "Potensi tambahan produksi dari 11 lapangan baru tersebut, kita perkirakan mencapai 44.900 BOPD," kata Widhyawan.

Ke 11 proyek lapangan baru tersebut kata Widhyawan adalah Lapangan Kerendan milik Saliamander Energy Bangkanai Limited, Lapangan South Mahakam dan South Mahakam Fase-2 Total E&P Indonesie, Lapangan Letang Tengah ConocoPhilips, Lapangan Gundih dan Pondok Makmur PT Pertamina EP. Kemudian, Lapangan Anoa Premier Oil, Lapangan Duri North Duri Development (NDD) Area 13 Chevron Pasific Indonesia, Lapangan GG dan UL PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java, serta Lapangan Jambu Aye milik ENI Krueng Mane Limited.

Selain mengandalkan ke 11 lapangan baru tersebut, optimaliasi produksi juga akan kita lakukan dari lapangan eksisting. Dua lapangan yang diharapkan melakukan EOR dan menaikkan produksi adalah Lapangan Rantau dan Talang Jimar milik PT Pertamina EP.

Selain itu, tahun depan juga akan ada penambahan peralatan di proyek produksi awal (early production facility/EPF) Blok Cepu milik Mobil Cepu Limited. Sementara dari, Lapangan Jambi Merang diprediksi akan menaikkan produksi sebesar 600 BOPD.

"Produksi Blok Cepu akan naik dari 22.000 BOPD menjadi 27.000 BOPD. Sementara dengan Jambi Merang, maka dua proyek ini bisa menambah produksi nasional 5.600 BOPD," ujar Widhyawan. Tahun depan BP Migas mentargetan decline produksi tidak lebih dari 3-4%.

Komentar

Embed Widget
x