Find and Follow Us

Jumat, 15 November 2019 | 17:55 WIB

OJK: Manajer Investasi harus Terpercaya

Oleh : Mosi Retnani Fajarwati | Kamis, 18 Oktober 2012 | 20:20 WIB
OJK: Manajer Investasi harus Terpercaya
ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta manajer investasi meningkatkan kualitas kinerja dan tata kelola, untuk menarik jumlah investor ritel reksa dana.

"Jadi PR (pekerjaan rumah) terdepan kita, produk ini (reksa dana) dikenal lebih jauh di masyarakat kita," kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida, Kamis (18/10/2012).

Saat ini jumlah investor ritel reksa dana baru mencapai 161 ribu atau 3% dari PDB Indonesia. Pada tahun 2017 diharapkan jumlah investor ritel reksa dana mencapai 10% dari PDB.

Salah satu cara yang OJK lihat untuk mendongkrak jumlah investor ritel adalah manajer inevstasi memperbaiki kualitas kinerja dan tata kelola, selain melakukan diversifikasi produk reksa dana. "Dan itu reksa dana tidak hanya produknya, tapi juga bagaimana manajer investasi bisa terpercaya," katanya.

Menurutnya, peningkatan jumlah investor ritel termasuk salah satu pilar OJK yaitu perluasan pasar (market deepening). "Sehingga nanti juga banyak dana masyarakat yang mengalir ke produk ini," ujarnya.

Selain bisa menggenjot jumlah investor, perbaikan kinerja manajer investasi diharapkan juga akan mampu mengurangi kasus-kasus penipuan investor. "Sehingga industri ini manajer investasinya kuat, investornya juga percaya, sehingga risiko-risiko yang ada itu bisa dimitigasi," tuturnya. [hid]

Komentar

x