Find and Follow Us

Rabu, 20 November 2019 | 16:52 WIB

Tren Perdagangan Valas, Bali Masih Juara

Oleh : Restu A Putra | Rabu, 14 November 2012 | 17:20 WIB
Tren Perdagangan Valas, Bali Masih Juara
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Tren penukaran uang atau valuta asing di Indonesia masih dikuasai daerah-daerah yang menunjang sektor pariwisata sebagai andalannya, salah satunya Bali.

Kendati demikian, volume penukaran secara korporasi di Jakarta, masih menduduki level tertinggi di atas 50%. Pengurus Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Indonesia Idrus Muhamad mengatakan, volume penukaran tersebut disebabkan karena pertumbuhan ekonomi Indonesia yang makin meningkat dan suasana kondusif di sejumlah titik daerah pariwisata.

"Di lapangan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi saat ini, tren perdagangan valas di daerah pariwisata sangat tinggi dari segi rite,l namun secara volume Jakarta masih lebih dominan karena di sini arus perputaran uang," katanya dalam acara Munas V APVA di Jakarta, Rabu (14/11/2012).

Menurutnya, tren peningkatan perdagangan valas di sektor pariwisata ini akan terus bertumbuh, melihat masa-masa menuju akhir tahun yang penuh dengan momen liburan.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, pertumbuhan penjualan valas 2011 saja mencapai Rp164 triliun dengan aset mendekati Rp960 miliar. Maka di tahun ini, bukan tidak mungkin akan meningkat signifikan, apalagi didukung kebijakan BI yang pro pedagang valas.

"Namun kami tidak berani menyebut angkanya karena pertanggung jawaban laporan semua ada di Bank Indonesia," ungkapnya. Idrus meyakini pertumbuhan penjualan valas di dalam negeri dengan kebijakan peraturan dari BI dapat mendongkrak perekonomian Indonesia dan APVA menjadi bagian di dalamnya. [ast]

Komentar

x