Find and Follow Us

Sabtu, 25 Januari 2020 | 12:10 WIB

Israel Picu Harga Minyak Mentah Melaju

Oleh : Wahid Ma'ruf | Jumat, 16 November 2012 | 14:36 WIB
Israel Picu Harga Minyak Mentah Melaju
ist
facebook twitter

INILAH.COM, New York - Minyak mentah berbalik arah dengan menguat setelah serangan Israel menyerang militan Palestina di Jalur Gaza.

Pada Kamis kemairn, Hamas menembakkan puluhan roket ke Israel Selatan. Serangan ini menewaskan tiga warga Israel sebagai serangan balasan dengan meninggalnya Kepala Militer Hamas, Ahmed Al Jaabari.

Namun analis menegaskan investor pasar minyak harus khawatir apabila Iran sudah terlibat dalam konflik tersebut. Namun sampai saat ini, Iran masih sebatas mengutuk serangan tersebut.

"Saya pikir boleh khawatir kalau Iran akan terlibat dan pasokan minyak menjadi terganggu," kata Daniel Morris, analis dari JP Morgan Asset Management seperti dikutip dari cnbc.com.

Pada perdagangan Kamis (15/11/2012) minyak jenis Brent naik 14 sen menjadi US%109,75. Sementara minyak mentah AS naik tipis 2 sen menjadi US$86,34 per barel untuk pengiriman Desember.

Pada tahun ini, kenaikan harga minyak mentah lebih dominan disumbang dari ketegangan politik di kawasan tersebut. Minyak jenis Brent sepanjang tahun ini berada di atas US$100 per barel. Dengan perkembangan terakhir, investor minyak semakin khawatir produksi di negara Timur Tengah akan terganggu.

Kekhawatiran ini semakin menambah suram pasar minyak mentah dengan perminaan global yang lesu. Hal ini seiring dengan lambatnya pertumbuhan ekonomi global.

Komentar

x