Find and Follow Us

Rabu, 22 Januari 2020 | 06:10 WIB

Pertumbuhan Industri Makanan Minuman Melemah Lagi

Oleh : Ranto Rajagukguk | Jumat, 16 November 2012 | 18:53 WIB
Pertumbuhan Industri Makanan Minuman Melemah Lagi
inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menurunkan target pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional dari 10% menjadi 8%. Itu dilakukan karena munculnya sejumlah hambatan yang mengerek turun kinerja sektor industri pada paruh kedua tahun ini.

"Kami melakukan koreksi target pertumbuhan karena banyaknya permasalahan pada semester kedua tahun ini. Mulai dari naiknya harga gas per September 2012, aksi buruh yang mengganggu kinerja produksi sampai naiknya bahan baku pada produk mamin," ujar Adhi S. Lukman, Ketua Umum Gapmmi kepada INILAH.COM di Jakarta, Jumat (16/11/2012).

Adhi menuturkan, sepanjang periode Januari-Juli 2012 sektor industri ini telah mencatatkan hasil pertumbuhan sebesar 7%, turun tipis dibanding periode yang sama tahun lalu 8%. Kondisi ini dinilai akibat efisiensi dari banyaknya hambatan yang terjadi di pada paruh kedua tahun ini.

Dia menyebutkan, harga gas yang saat ini telah naik memicu penurunan kinerja produksi. Tidak tanggung-tanggung demo buruh beberapa waktu lalu juga ikut andil dalam hal itu.

"Harga gas sudah naik tentu kita lakukan efisiensi sehingga kinerja produksi jadi terganggu. Bahkan demo buruh baru-baru ini membuat beberapa perusahaan mamin berhenti berproduksi," katanya.

Lebih jauh dia juga menyampaikan, naiknya harga bahan baku seperti gula, kedelai, terigu, jagung, dan beberapa komoditas lainnya juga mempengaruhi pertumbuhan industri mamin tahun ini.

"Akan tetapi, konsumsi masyarakat dapat menopang baik terhadap penjualan mamin sehingga penurunan pertumbuhan tidak terlalu drastis di tahun ini. Dan diprediksi tahun depan potensi pertumbuhan juga didapat dari tingginya konsumsi masyarakat," tuturnya. [tjs]

Komentar

x