Find and Follow Us

Sabtu, 18 Januari 2020 | 08:16 WIB

BI Ingatkan Risiko Baru Ekonomi Global

Oleh : Restu A Putra | Sabtu, 24 November 2012 | 12:26 WIB
BI Ingatkan Risiko Baru Ekonomi Global
Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution - inilah.com/Wirasatria
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution menyatakan ekonomi global akan memasuki era baru dengan risiko baru yang harus diwaspadai karena berpotensi memberikan ketidakpastian baru.

"Dalam era ini kita perlu mewaspadai tang apabila tidak mampu dimitigasiu dapat menambah kompleksitas dalamn pengelolaan kebijakan makro kita," ujarnya dalam acara bankers dinner di Gedung BI, Jumat (23/11/2012).

Pertama, kata Darmin, hal yang perlu diwaspadai yaitu risiko berlanjutnya ketidakpastian penanganan krisis Eropa. Kedua, risiko tidak terhindarkannya peningkatan pajak dan pemangkasan anggaran belanja secara otomatis di AS (fiscal cliff) di awal 2013.

Dalam publikasi edisi Oktober 2013, IMF mengingatkan bahwa kegagalan mengatasi kombinasi dua risiko global tersebut akan menyeret kembali negara maju dalam arus resesi. "Maka ekonomi global hanya akan tumbuh 2,0%, dibandingkan skenario baseline 3,6%," tuturnya.

Maka, ujar Darmin, Indonesia dituntut segera membangun konektivitas domestik yang lebih efisien dan handal, perbaikan kemudahan berbisnis, harmonisasi regulasi dan reformasi birokrasi. [hid]

Komentar

Embed Widget
x