Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 15:46 WIB

Pengamat: Konversi BBM ke BBG Meragukan

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 26 Januari 2013 | 16:30 WIB
Pengamat: Konversi BBM ke BBG Meragukan
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Rencana pemerintah akan mengkonversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) pada 2013 dinilai masih meragukan.

"Itu hanya komoditas lagu lama. Program ini pernah dicanangkan pada 2005, namun belum berhasil," ujar pengamat energi Dirgo Purbo kepada INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (26/1/2013).

Mengenai konversi yang bertajukan penghematan BBM, menurut Dirgo adalah upaya yang bagus. Meski begitu, konversi BBM ke BBG harus ada kejelasan dalam pelaksanaan konversi. "Semua penghematan BBM bagus, namun harus terukur ketika mencanangkan konversi ke BBG," kata Dirgo.

Menurut Dirgo, saat konversi BBM ke BBG ini harus ada kejelasan siapa dahulu yang akan menggunakan BBG. Dengan ada kejelasan siapa yang menggunakan BBG dapat sebagai pendorong untuk keberhasilan konversi BBM ke BBG.

"Seperti mobil dinas pemerintah dulu dikonversi. Kalau sudah terukur seperti ini harus dihayati, bukan sekedar proyek tapi eksekusi anggaran," harap Dirgo.

Sebelumnya pemerintah akan berencana mengkonversi BBM ke BBG di Jabodetabek. Rencana konversi ini dengan membagun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) senilai Rp474 miliar. Dana ini diambil dari APBN 2013 yang disalurkan ke Pertamina. [mel]

Komentar

x