Find and Follow Us

Sabtu, 25 Januari 2020 | 13:08 WIB

Harga Daging Stabil Perlu Peran Bulog

Oleh : Seno Tri Sulistiyono | Sabtu, 9 Februari 2013 | 16:30 WIB
Harga Daging Stabil Perlu Peran Bulog
Inilah.com/Ardhy Fernando
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Peran Badan Urusan Logistik (Bulog) dinilai harus diperkuat, dan memerlukan peraturan yang tegas mengenai tata niaga dan harga daging untuk mencegah harga daging sapi yang tinggi.

Ekonom dari Universitas Gajah Mada, Revrisond Baswir menuturkan, saat ini harga daging yang tinggi karena peran pemerintah yang lemah. Hal itu ditambah dengan oknum yang mempermainkan harga daging untuk mendapatkan keuntungan besar.


"Ini permainan pihak spekulan (orang yang mencari keuntungan besar). Bisa saja harga daging impor ini di mark up dari harga sebenarnya, sehingga sampai dipasar tinggi harganya," kata Revrisond saat dihubungi INILAH.COM, Jakarta, Sabtu (9/2/2013).

Menurut Revrisond, tindakan dari pemerintah saat ini lebih memfasilitasi para spekulan dibandingkan mengembangkan peternakan sapi di dalam negeri. Hal ini membuat rencana pemerintah dalam swasembada daging pada 2014 tidak akan tercapai.

"Tidak ada pengembangan sapi, yang ada pemerintah selalu mengimpor (sapi atau daging) untuk penuhi kebutuhan dalam negeri. Impor itu kan upaya gampangnya," tutur Revrisond

Saat ini harga daging sapi di sejumlah pasar Jabodetabek, mulai Rp80 ribu-Rp100 ribu per kilo gram.

"Pasokan tetap ada, tapi harganya masih tinggi, Di kios kami, per kilo gram Rp 100 ribu, itu untuk daging impor, kalau daging lokal paling tinggi Rp95 ribu," kata Usam, Pedagang Daging Sapi di Pasar Slipi, Pal Merah, Jakarta, beberapa hari lalu. [mel]

Komentar

x