Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 21:11 WIB

Astra Kembali Jaring 'Berlian' Muda Berprestasi

Oleh : Dahlia Krisnamurti | Kamis, 28 Maret 2013 | 15:45 WIB
Astra Kembali Jaring 'Berlian' Muda Berprestasi
Ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Perusahaan otomotif Astra International kembali memulai kompetisi SATU (Semangat Astra Terpadu Untuk) Indonesia Award 2013, Kamis (28/3) di Jakarta.

Kompetisi yang rutin digelar oleh PT Astra International Tbk sejak 2010 ini sebagai ajang untuk mengapresiasi generasi muda yang berkontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar bagi kemajuan bangsa Indonesia ke depan.

"Program ini bukan hanya sebagai apresiasi, namun juga untuk membangkitkan semangat generasi muda untuk terus menyatukan karya membangun bangsa," kata Head of Public Relation Division PT Astra International Tbk, Yulian Warman, dalam acara peluncuran SATU Indonesia Awards 2013, di Jakarta, Kamis, (28/3).

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak generasi muda yang berprestasi dan membuat perubahan untuk kemajuan bangsa dengan semangat tanpa menyerah dan pamrih. "Ini merupakan langkah nyata untuk berperan aktif serta memberikan kontribusi meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia melalui karsa, cipta, dan karya terpadu untuk memberikan nilai tambah bagi Indonesia," jelasnya.

Sementara, mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalan sangat mengapresiasi semangat berkarya dan kontribusi nyata mereka bagi masyarakat sekitar dan masyarakat Indonesia.

"SATU Indonesia Awards ini sangat bermanfaat untuk mencari berlian-berlian yang belum terasah dari berbagai bidang kehidupan yang mungkin belum dikenal orang," tambah Fasli Jalal.

Peluncuran SATU Indonesia Award ini dibarengi dengan diskusi yang dihadiri para penerima apresiasi yakni Muhammad Farid pemuda asal Banyuwangi pengagas sekolah alam yang menampung 70 siswa belajar di sekolah tersebut berdasarkan kurikulum gabungan antara modern dan pondok pesantren salafiyah.

Rosmiati, seorang bidan asal Riau yang menggerakkan kesehatan ibu dan anak melalui program tabungan ibu bersalin ditujukan khusus bagi ibu-ibu yang akan menjalani persalinan. Tak hanya itu, bidan Ros juga menawarkan program dana sehat yang ditujukan bagi seluruh penduduk Desa Tunggal Rahayu Jaya. Muhammad Farid adalah pemenang SATU Indonesia Award 2010 sedangkan Rosmiati tahun 2012.

SATU Indonesia Award mencari generasi muda berusia 20-35 tahun yang telah memberi kontribusi positif untuk kemajuan masyarakat sekitar di bidang lingkungan, pendidikan, teknologi, kesehatan dan ekonomi atau kewirausahaan.

Kontribusi tersebut berupa kegiatan yang dapat membantu dan mengusahakan orang lain untuk bisa menjadi mandiri dengan memberikan solusi, pelatihan, cara atau alat, bukan sekadar memberi sumbangan atau donasi yang berdampak sementara.

Kriteria penilaian didasarkan pada parameter yaitu motif (ide), hasil, jangkauan dan kesinambungan. Pendaftaran dan penjaringan peserta SATU Indonesia Award 2013 dimulai 8 Maret hingga 18 Agustus 2013, yang dilanjutkan dengan beberapa tahap seleksi dan penjurian hingga terpilih 5 penerima apresiasi.

Sementara itu, untuk pemenang SATU Indonesia Award 2013 akan diberikan bertepatan dengan perayaan hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2013. [mdr]

Komentar

x