Find and Follow Us

Sabtu, 14 Desember 2019 | 17:29 WIB

Pembatasan BBM Bersubsidi Tak Akan Efektif

Oleh : Iwan Purwantono | Kamis, 28 Maret 2013 | 17:57 WIB
Pembatasan BBM Bersubsidi Tak Akan Efektif
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta-- Opsi pembatasan BBM bersubsidi yang diwacanakan pemerintah, dinilai tidak akan efektif. Karena, biayanya lebih mahal dibanding penghematan yang didapat.

Pengamat energi dari ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro mengaku heran dengan munculnya wacana tersebut. Beberapa waktu lalu, pemerintah pernah ungkapkan rencana pembatasan BBM bersubsidi. Dengan segala pertimbangannya, opsi pembatasan itu dianggap paling safe. Tapi enggak jadi diberlakukan. Muncul rencana penaikan BBM. Ditunggu-tunggu batal lagi diganti wacana lama ini (pembatasan BBM bersubsidi), ungkapnya kepada INILAH.COM di Jakarta, Kamis (28/03/2013).

Menurut Komaidi, kebijakan pembatasan BBM bersubsidi bukanlah langkah efektif. Bahwa pemerintah harus menjaga anggaran agar tidak jebol akibat semakin bengkaknya subsidi BBM, itu betul. Namun cara penyelamatannya bukan dengan pembatasan.

Pembatasan itu, harganya lebih mahal dibandingkan manfaatnya. Kami hitung, pembatasan BBM untuk segala jenis kendaraan roda empat di Jabodetabek, hanya menghemat Rp 3-4 triliun. Sementara persiapannya, bisa lebih mahal lagi, tegasnya.

Untuk menyelamatkan anggaran, Komaidi menyebut penaikan harga BBM sebagai langkah efektif dan cerdas. Tentu saja, pemerintah harus mempersiapkan berbagai langkah guna meredam mahalnya cost social. Kebijakan pembatasan itu, lebih mencerminkan ketidak tegasanpemerintah. Kalau penaikan harga BBM, lebih safe dan simple, tuturnya. [tjs]

Komentar

x