Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 23:02 WIB

Pengurangan BBM Subsidi Tidak Beratkan Rakyat

Oleh : Ranto Rajagukguk | Sabtu, 13 April 2013 | 13:04 WIB
Pengurangan BBM Subsidi Tidak Beratkan Rakyat
(Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Efektifitas pengurangan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dipastikan tidak akan memberatkan masyarakat.

"Saya rasa itu tidak menjadi masalah dan tidak memberatkan juga. Pemerintah kan tidak menaikkan melainkan hanya mengurangi subsidi dari harga keekonomian BBM jenis premium dan solar. Dan pembatasan seperti ini membantu agar tepat sasaran," tutur Peneliti Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) dari Universitas Indonesia (UI) , Uka Wikarya, di Jakarta, Sabtu (13/4/2013).

Uka menambahkan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang akan dipilah antara mobil pribadi dengan angkutan umum dan motor juga sudah tepat dilakukan pemerintah. Namun, dirinya mengharapkan peran petugas SPBU untuk mengawasi kecurangan oknum di lapangan.

"Jadi nanti perlu pengawasan. Jangan-jangan ada angkutan umum sengaja isi banyak buat dijual kembali. Ini kan bisa saja terjadi," ucap Uka.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)mengklaim akan menerbitkan dua mekanisme kebijakan harga BBM bagi kalangan menengah ke atas dan menengah bawah.

"Jadi nanti bisa dikatakan produksi premium dan solar ada dua harganya. Yang satu disubsidi pemerintah Rp4.500. Sementara yang tidak disubisi untuk kalangan menengah ke atas harganya di atas Rp4.500," ujar Menteri ESDM, Jero Wacik. [ast]

Komentar

x