Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 03:55 WIB

SBY Batalkan Ratas BBM di Cipanas

Oleh : Ranto Rajagukguk | Sabtu, 13 April 2013 | 16:29 WIB
SBY Batalkan Ratas BBM di Cipanas
Presiden Susilo Bambang Yudoyono - Inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah membatalkan rapat terbatas di Istana Cipanas, Jawa Barat, yang mengagendakan upaya pengendalian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi.

Menurut jadwal sebelumnya, pemerintah akan mematangkan mengenai opsi-opsi pengendalian BBM subsidi untuk mengantisipasi tercederainya Anggaran dan Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Di samping itu, opsi pengendalian yang bakal diputuskan pemerintah juga untuk mengantisipasi jebolnya kuota BBM subsidi. Diprediksi sejumlah kalangan BBM subsidi akan jebol sebesar 53 juta kilo liter (kl), dan patokan kuota 46 juta kl.

Namun, rapat yang seharusnya berlangsung usai Diplomatic Gathering ini, dipastikan ditunda hingga pekan depan.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sendiri mengaku memiliki sejumlah langkah dalam meyukseskan pengendalian BBM subsidi.

Sebelumnya Menteri ESDM, Jero Wacik, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim bakal menerbitkan kebijakan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dengan dua mekanisme harga, yakni harga bagi kelah menengah ke atas, dan ketentuan untuk kelas menengah bawah.

"Kita bisa ambil mekanisme dengan produktsi premium yang sama namun harganya kita bedakan," ujar Menteri ESDM, Jero Wacik.

Sebelumnya pemerintah berencana menerbitkan opsi untuk memproduksi jenis BBM baru dengan Ron setingkat Premiun dan Pertamax. Namun, Wacik menyebut opsi tersebut tidak mudah untuk diimplementasikan.

Pada akhirnya, langkah yang tepat dan mudah diimplementasikan dengan menentukan dua mekanisme harga. [ast]

Komentar

x