Find and Follow Us

Sabtu, 25 Januari 2020 | 12:05 WIB

Harga BBM Naik

Pangan Terjaga, Inflasi Tahunan Bisa 7,2%

Oleh : Wiyanto | Jumat, 24 Mei 2013 | 20:32 WIB
Pangan Terjaga, Inflasi Tahunan Bisa 7,2%
(Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memperkirakan inflasi akibat penaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mencapai 7,2% asalkan tetap menjaga stabilitas pangan.

"Inflasi mencapai 7,2%, dampak BBM diminimalisir dengan ketersediaan pangan, ini jangan sampai pangan mengganggu. Artinya membutuhkan pangan, jangan ada pembatasan di sektor pangan," ucap Plt Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Bambang Brojonegoro di Jakarta, Jumat (24/5/2013).

Angka inflasi tersebut, lanjut Bambang hanya akan berlaku pada 2013, dan dampak harga BBM ke masyarakat maksimal lima bulan. Pada tahun 2014 inflasi tahunan diharapkan lebih rendah dari target inflasi 2013. "Inflasi dua tahu lagi, perkiraan saya kebijakan cukup ke level 4% pada 2014-2015 yang penting ketersediaan pangan dijaga," katanya.

Sementara itu, dengan penaikan harga Bambang memperkirakan impor akan naik namun volume akan berkurang. Namun biarpun volume berkurang, untuk menggenjot produksi BBM dalam negeri agak berat kecuali gas.

Pasalnya ada perubahan makro yang sudah diajukan oleh pemerintah pada Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2013 dan RAPBN 2014 ke dewan Perwakilan Rakyat (DPR). "Kalau impor migas akan naik karena konsumsi dalam negeri tinggi, tapi yang dijaga konsumsi. Karena ekonomi tumbuh, ekonomi besar. Kalau produksi dalam negeri naik berat, kalau gas masih ada kemungkinan," jelas Bambang. [hid]

Komentar

x