Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 11:44 WIB

Jakarta Fair Tak Pernah Pungut Biaya Kaki Lima

Oleh : - | Kamis, 13 Juni 2013 | 16:24 WIB
Jakarta Fair Tak Pernah Pungut Biaya Kaki Lima
(Foto : inilah.com/Wirasatria)

INILAH.COM, Jakarta - PT Jakarta InternationalExpo menegaskan, menjamurnya ribuan pedagang kaki lima di seputar Arena PRJ Kemayoran, bukan menjadi tanggung jawab mereka sebagai penyelenggara.

"Kami hanya menjalin komunikasi agar dalam mematok harga jangan sampai mencekik leher konsumen karena hal itu akan memperburuk citra Kemayoran sebagai kawasan yang aman dan ramah pengunjung," kataDirektur Marketing PT Jakarta Internationa Expo, Ralph Scheunemann. Kamis (13/6/2013).

Hal ini ditegaskan, karena selama ini tak jarang timbul salah paham, seperti adanya anggapan bahwa mereka harus membayar sejumlah biaya tertentu kepada PT JIExpo selaku penyelenggara Jakarta Fair.

Para pedagang kaki lima musiman ini berdagang makanan, minuman, aksesoris khas Jakarta Fair, dan juga ada ratusan pedagang kerak telor.Mereka banyak dijumpai di tiga jalan raya utama yang mengelilingi Arena PRJ, yakni Jalan Pekan Raya, Jalan Industri, dan Jalan Benjamin Suaeb.

Menurut Ralph, Panitia Jakarta Fair tidak tahu menahu apakah para pedagang kaki lima dan para tukang kerak telor ini diminta membayar biaya tertentu atau tidak, karena hal itu berada di luar kewenangan PT JIExpo. Panitia Jakarta Fair hanya bertanggungjawab pada peserta pameran dan para pedagang di dalam arena pameran saja.

"Para pedagang di luar Arena PRJ ini mungkin diatur oleh otoritas setempat. Jadi kalau ada yang bilang mereka diminta membayar sewa atau apa ya jangan ditanyakan ke Panitia Jakarta Fair, karena kita tidak ada hubungan apa-apadengan kita," kata Ralph.

Menurut Ralph, pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengontrol kawasan Kemayoran di luar pagar PT JIExpo. Hal itu menjadi tanggung-jawab otoritas .

"Kita ini PT JIExpo justru menjadi bagian dari warga yang juga harus tunduk pada aturan-aturan kewilayahan, bukannya malah kita yang ikut mengatur wilayah, itu sudah ada pihak yang berwenang mengaturnya sendiri," tambahnya.

Jakarta Fair 2013 telah dibuka untuk umum sejak Kamis 6/6 dan pembukaan secara resmi dilakukan oleh Presiden SBY dan Gubernur DKI Joko Widodo pada Senin 10/6 lalu. Event ini akan terus berlangsung selama 32 hari hingga 7 Juli mendatang.[ast]

Komentar

x