Find and Follow Us

Minggu, 8 Desember 2019 | 20:18 WIB

Wacik: Efisiensi Energi Juga Harus ke Perhotelan

Oleh : Ranto Rajagukguk | Senin, 15 Juli 2013 | 17:11 WIB
Wacik: Efisiensi Energi Juga Harus ke Perhotelan
Menteri ESDM, Jero Wacik - (Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik menyebutkan, efisiensi energi yang digagas The New Energy and Industral Technology Development Organization of Japan (NEDO) di sektor industri, diharapkan mampu dikembangkan bagi sistem kelistrikan perhotelan.

"Saya minta oleh pihak mereka selain bisa dikembangkan di sektor industri, potensi ini juga dioptimalkan ke perhotelan. Tentu implikasinya luar biasa," ujar Wacik di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (15/7/2013).

Wacik menyebutkan, jika sistem seperti ini dikembangkan di perhotelan maka efisiensi energi yang digunakan akan mampu menghemat 15% dari pemakaian listrik. "Jadi misalnya banyak lampu atau penggunaan alat yang menggunakan listrik dapat dihemat. Soalnya banyak hotel jika ditinggalkan itu lampu menyala, televisi juga seperti itu. Karena itu dampaknya pasti luar biasa," ujar Wacik.

Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian ESDM, melakukan nota kesapahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan The New Energy and Industrial Technology Development Organization of Japan, tentang The Demonstration Project for Smart Communities in Indusrian Parks.

Penandatangan dilakukan oleh Dirjen EBTKE, Kementerian ESDM, Rida Mulyana, dan Hiroshi Kunisyoshi, Direktur Eksekutif The New Energy and Industrial Technology Development Organization of Japan hari ini, Senin (15/7/2013)

"Kegiatan ini merupakan proyek kerja sama antara Jepang dan Indonesia dengan melibatkan perusahaan antar negara yaitu Sumitomo Corporation, Mitsubishi Electirc, Fuji Electric, NTT Communications, PT PLN (Persero), dan PT Suryacipta Swadaya (Pengelola Kawasan Industri) untuk memperkenalkan smart communities sebagai model kawasan industri cerdas dan ekologis," ujar Rida di kantor Ditjen EBTKE.

MoU ini didasarkan pada hasil FS smart communities in Industrial Parks di Kawasan Industri Suryacipta City yang telah dilaksanakan pada tahun 2012. [mel]

Komentar

Embed Widget
x