Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 04:18 WIB

Pencurian Minyak

Pipa Tempino-Plaju Ditutup Sampai Keadaan Aman

Oleh : Ranto Rajagukguk | Jumat, 9 Agustus 2013 | 13:05 WIB
Pipa Tempino-Plaju Ditutup Sampai Keadaan Aman
(foto:inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pencurian minyak mentah yang terjadi di jalur pipa Tempino-Plaju merugikan negara hingga mencapai Rp290 miliar selama tujuh bulan.

Kondisi tersebut membuat pemerintah akan melakukan koordinasi dengan pihak aparat keamanan untuk menjaga jalur pipa tersebut. Hal itu karena,jalur pipa yang dicuri dengan ilegal tapping tersebut menimbulkan bahaya untuk warga sekitar jalur pipa.

Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo mengatakan pipa yang dilubangi masyarakat sekitar jalur tersebut saat ini tidak digunakan sementara untuk mengaliri minyak ke kilang Plaju milik Pertamina.

"Pipa sekarang sudah tidak dipakai. Itu sampai aman kan rugi negara kalau pipanya dipakai terus diambil minyaknya," ujar dia di Jakarta seperti dikutip, Jumat (9/8/2013).

Susilo menegaskan, kini minyak mentah yang melewati jalur tersebut terlebih dulu disimpan di tempat penampungan milik Pertamina. Saat ini jalur pipa tersebut masih dijaga aparat keamanan. "Sekarang lagi dijaga selama dua bulan. Kami harapkan selama dua bulan ini semua bisa bersih dari pencurian. Setelah kondusif baru dimulai lagi kan itu juga termasuk kerugian negara," tutur dia.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa mengutuk keras adanya kasus illegal tapping yang terjadi di daerah itu. Ia menegaskan akan menyelesaikan masalah pencurian minyak ini dan menindak para pelaku agar kasus serupa tidak terjadi. [mel]

Komentar

x