Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 02:22 WIB

Inilah Penyebab Daging Bulog Tak Laku di Pasar

Oleh : Ranto Rajagukguk | Sabtu, 17 Agustus 2013 | 00:10 WIB
Inilah Penyebab Daging Bulog Tak Laku di Pasar
(Foto : inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) telah melakukan operasi pasar dengan memasukkan 1.800 ton daging sapi menjelang momen Idul Fitri beberapa waktu lalu.

Namun lantaran banyaknya isu mengenai kualitas serta kehalalan, maka komoditas yang diperoleh lewat impor itu tidak diterima pasar. "Kemarin pasar banyak nolak jadi hanya 400 ton. Katanya karena tidak halal, terus kualitas jelek. Padahal barangnya sama dengan yang dibeli importir," kata Direktur Utama Perum Bulog, Sutarto Alimoeso di Jakarta, Jumat (16/8/2013).

Menurut Sutarto, impor daging sapi melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) dinilai akan menurunkan harga komoditas itu ke pasar selama Idul Fitri berlangsung. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Harga daging meroket sangat tajam hingga mencapai Rp100.000 per kilo gram (kg).

Bulog sendiri menjual harga daging sapi ke pasar saat itu hanya berkisar Rp64.000-73.000 per kg. Sementara harga daging sebelum Idul Fitri telah mencapai Rp90.000 per kg.

Namun Sutarto menilai penugasan proses impor dari Kemendag dapat dikatakan terlambat mengingat kondisi di lapangan tidak sesuai harapan ketika daging sapi tersebut dilepas ke pasar.

"Terus terang itu mendadak. Kondisi pasar saat itu tidak sesuai harapan. Ternyata banyak yang menolak daging sapi yang kami kirim ke pasar," ucapnya. [hid]

Komentar

x