Find and Follow Us

Kamis, 14 November 2019 | 02:30 WIB

Rupiah Melemah, Harga Pangan Impor Naik

Oleh : Wiyanto | Sabtu, 24 Agustus 2013 | 16:23 WIB
Rupiah Melemah, Harga Pangan Impor Naik
(foto: inilah.com)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Rupiah melemah berdampak positif bagi eksportir buah dan sayur untuk melakukan ekspansi besar.

"Dampak melemahnya Rupiah, menurut saya, peluang eksportir buah dan sayur untuk melakukan ekspansi ke luar negeri dengan ekspor. Ini merupakan substitusi impor," tutur Ketua Umum Asosiasi Eksportir Buah dan Sayur Indonesia, Khafid Sirofuddin, kepada INILAH.COM, Sabtu (24/8/2013).

Khafid mengakui, Rupiah melemah ini menganggu dari sisi impor. Menurut Khafid, importir yang tadi mampu memesan tiga kontainer dengan Rupiah melemah hanya dapat memesan dua kontainer. Meski demikian, Khafid menghimbau kepada pelaku usaha untuk giat melakukan ekspansi buah dan sayur ke luar negeri. Pemerintah pun diharapkan dapat membuat Rupiah stabil.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Protein Hewani Indonesia, Marina Ratna menuturkan, dampak Rupiah melemah membuat omzet produk impor terganggu. "Pastinya mengurangi omzet karena harga akan naik," kata Marina.

Marina menuturkan, kenaikan harga produk impor protein hewani tak dapat ditunda. Hal itu karena harga pembelian sudah naik sehingga harga jual pun disesuaikan agar tak merugi. "Pasti akan terasa minggu depan karena belinya pakai dolar. Kalau saat ini masih dibantu sisa stock," tutur Marina.

Oleh karena itu, agar impor berkurang dan tidak memberatkan Indonesia, Marina menyatakan, pemerintah harus melakukan swasembada protein hewani. Hal ini merupakan tugas pemerintah agar impor dapat dikurangi. "Saran saya pemerintah agar betul-betul swasembada agar kita dapat beli dari lokal," kata Marina. [mel]

Komentar

Embed Widget
x