Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 17 Juli 2018 | 01:08 WIB
 

Kurangi Impor Migas akan Berdampak ke Rupiah

Oleh : Agustina Melani | Minggu, 25 Agustus 2013 | 00:15 WIB
Kurangi Impor Migas akan Berdampak ke Rupiah
(foto: inilah.com)

INILAH.COM, Jakarta - Ekonom menilai, dua hal dalam empat paket kebijakan ekonomi yang disampaikan pemerintah akan berdampak langsung pada neraca perdagangan.

Ekonom Citigroup, Helmi Arman menuturkan, dua hal dalam paket kebijakan ekonomi yang berdampak langsung ke neraca perdagangan antara lain Pertama, relaksasi kuota ekspor tambang mineral. Hal ini dapat membantu meningkatkan ekspor, meskipun volume ekspor bijih besi telah pulih sebagian pada pertengahan 2012. "Jika ekspor bijih besih meningkat misalnya dengan penambahan 20%-30%, pendapatan ekspor dapat meningkat US$100-US$150 mn per bulan berdasarkan perkiraan kami," tutur Helmi, dalam siaran pers, Sabtu (24/82013).

Kedua, campuran biodiesel wajib 10% untuk bahan bakar solar. "Jika kita berasumsi bahwa 40% dari impor minyak solar, kami memperkirakan penurunan 10% akan berjumlah US$130m untuk menghemat impor per bulan," kata Helmi.

Lebih lanjut ia mengatakan, dampak potensial kedua dari kebijakan ini sehingga dapat menjadi 0,3%-0,4% dari PDB. "Hal ini skenario optimistis. Peringatan adalah penggunaan biodiesel dapat dilakukan beberapa waktu kemudian," tutur Helmi.

Helmi mengatakan,empat paket kebijakan pemerintah telah masuk dalam bagian di dalam pipeline sebelum terjadi gejolak rupiah. Akan tetapi tidak bertujuan untuk mengatasi keseimbangan eksternal. Namun, pihaknya masih melihat hal tersebut suatu hal yag positif meskipun harapan jangka pendek belum dapat direalisasikan. "Setelah rupiah melemah, kami pikir pertumbuhan ekonomi dan impor akan terlepas kebijakan kontraksi. Namun resiko yang ditanggung kemungkinan tetap tinggi hingga data mengonfirmasikan," ujar Helmi.

Adapun empat paket kebijakan pemerintah antara lain memperbaiki neraca transaksi berjalan dan menjaga nilai tukar Rupiah, menjaga daya beli dan pertumbuhan ekonomi, menjaga daya beli masyarakat dan inflasi, dan mendorong investasi.

Komentar

x