Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 23:53 WIB

Ancaman Perang Timur Tengah

DPR Ingatkan ICP Terlalu Rendah

Oleh : Ranto Rajagukguk | Rabu, 4 September 2013 | 16:42 WIB
DPR Ingatkan ICP Terlalu Rendah
Anggota Komisi VII DPR, Satya W. Yudha - IST
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat menyarankan agar pemerintah memperhatikan kondisi minyak mentah dunia dalam menetapkan formula Indonesia Crude Price (ICP) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) di 2014.

Anggota Komisi VII DPR, Satya W. Yudha menyampaikan, jika pemerintah mematok ICP hanya sebesar US$106 per barel maka dikhawatirkan menambah beban biaya APBN.

"Pemerintah harus punya pertimbangan. Jika harga minyak mentah dunia melesat naik, maka yang terjadi juga berpengaruh terhadap APBN," kata Satya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (4/9/2013).

Satya menambahkan kini kondisi geopolitik di Timur Tengah sedang mengalami gejolak. Bahkan kini ancaman perang di Suriah telah mendorong harga minyak di pasar global naik lagi. "Ya paling tidak harus ada prediksi dari pemerintah sendiri. Harus dibuat rentangnya jangan langsung dipatok begitu saja," ucap Satya.

Untuk itu mekanisme penetapan range ICP harus dilakukan pemerintah guna mengantisipasi defisit anggaran negara ke depannya. Ia menilai pemerintah harus mempertajam kembali angka ICP yang diajukan oleh Kementerian ESDM. [hid]

Komentar

Embed Widget
x