Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 23:39 WIB

AS Serang Suriah

Pemerintah Antisipasi Harga Minyak Mentah

Oleh : Wiyanto | Rabu, 4 September 2013 | 20:21 WIB
Pemerintah Antisipasi Harga Minyak Mentah
(Foto : istimewa)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia akan terus mencermati perkembangan rencana serangan Amerika Serikat terhadap Suriah.

Wakil Menteri Perdagangan, Bayu Krisnamurthi mengatakan kondisi tersebut harus diantisipasi karena dampaknya ke kurs rupiah dan pasokan barang.

"Perkembangan ini harus kita cermati lagi, bagaimana responnya di pasar. Kalau memang Amerika akan serang Suriah maka yang harus segera diantisipasi adalah dampak pada beberapa indikator yang mempengaruhi ekonomi dunia. Seperti kurs kita terhadap dolar dan harga minyak," ujar Bayu di Jakarta, Rabu (4/9/2013).

Bayu menilai pasokan minyak dari Timur Tengah akan terganggu terutama yang dari arah Utara. Pastinya rute Terusan Suez akan menjadi sangat berbahaya jika perang akhirnya pecah.

"Timur Tengah yang kita maksudkan mungkin di daerah Selatan, itu negara-negara kalau ada penyerangan Suriah maka pasokannya yang dari Utara akan terganggu. Kita tidak tahu nanti apa yang terjadi di terusan Suez misalnya. Tapi dari sudut kita, pasar kita yang di Timur Tengah bagian Selatan mudah-mudahan tidak terganggu." jelas Bayu. [hid]

Komentar

x