Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 08:51 WIB

Dukung Konversi BBM, Wacik Jual BBG ke Jokowi

Oleh : Ranto Rajagukguk | Kamis, 5 September 2013 | 15:48 WIB
Dukung Konversi BBM, Wacik Jual BBG ke Jokowi
Menteri ESDM Jero Wacik dan Gubernur Joko Widodo - inilah.com/Wirasatria
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Menteri ESDM melakukan transaksi jual-beli Gas (PJBG) untuk transportasi, juga dilakukan pengisian Bahan Bakar Gas (BBG) untuk armada baru Transjakarta.

Acara penandatanganan dilakukan bersama Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo yang disaksikan Dirut PT Pertamina, Karen Agustiawan untuk program diversifikasi energi BBG.

Menurut Jero Wacik, untuk meningkatkan ketahanan enrgi nasional baik jangka pendek maa pun jangka panjang, pemerintah terus berupaya meningkatkan program diversifikasi energi BBG. "Upaya tersebut dilakukan selain untuk menghemat konsumsi BBM dan mengurangi subsidi BBM, pemanfaatan BBG dapat mendukung penggunaan energi yang lebih bersih," kata Jero Wacik dalam penandatangan PJBG di Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Wacik menyampaikan, untuk mendorong terlaksananya program ini pemerintah telah mengalokasikan gas sebesar 35,15 mmscfd di 2013 yang dapat menyuplai 40.000 kendaraan bermotor. Untuk harga gas hulu yang berlaku sebesar 4,72 per mmbtu.

Hal ini bertujuan agar harga gas menarik bagi konsumen. Sebab, harga gas untuk CNG saat ini ditetapkan sebesar Rp3.100 per lsp, dan LGV sebesar Rp5.100 per lsp.

Selain itu, pemerintah juga terus membangun infrastruktur berupa SPBG, pipa distribusi, serta pembagian converter kit untuk kendaraan umum dan kendaraan dinas. Kini telah disiapkan infrastruktur di beberapa wilayah yaitu di Jabodetabek, Palembang, Surabaya, Gresik, dan Kalimantan Timur.

Wacik menyampaikan, infrastruktur SPBG yang telah ada sebanyak 28 unit yang tersebar di Jabodetabek, Surabaya, Gresik, Sidoarjo, dan Palembang. "Pada tahun 2013 pemerintah pusat membangun 3 SPBG di Kalimantan Timur. Ketersediaan bengkel kendaraan BBG kini di Jabodetabek telah ada delapan bengkel, di Jawa Timur lima Bengkel, dan Palembang dua bengkel," tutur Wacik. [hid]

Komentar

x