Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 08:39 WIB

PT Inti Kesulitan Keuangan, Pasang RFID Terlambat

Oleh : Ranto Rajagukguk | Kamis, 5 September 2013 | 16:58 WIB
PT Inti Kesulitan Keuangan, Pasang RFID Terlambat
Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan - inilah.com/Wirasatria
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) menjelaskan, Sistem Monitoring Pengendalian (SMP) Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi lewat Radio Frequency Identification (RFID) mengalami keterlambatan di PT Inti. Hal ini terjadi lantaran, PT Inti, selaku perusahaan yang melakukan pengadaan alat teknologi itu mengalami kesulitan finansial.

"Kontraktornya harus dibantu Pertamina dalam hal finansial," ujar Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan, di Jakarta, Kamis (5/9/2013).

Karena itu, Karen meminta bantuan kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang lainnya untuk membantu pengadaan RFID. Sehingga upaya untuk memantau tren konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dapat berjalan dengan baik.

Lebih lanjut, Karen menyampaikan, Pertamina sendiri telah menargetkan hingga akhir tahun 2013, pemasangan Radio Frequency Identification (RFID) di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sudah terlaksana di pulau Jawa."Kami tetep berkomitmen Jawa sudah selesai sampai akhir tahun ini," ujar Karen. [mel]

Komentar

x