Find and Follow Us

Sabtu, 18 Januari 2020 | 16:19 WIB

Pergub 27/2009 Surutkan Investor Masuk Jakarta

Oleh : Iwan Purwantono | Jumat, 6 September 2013 | 20:07 WIB
Pergub 27/2009 Surutkan Investor Masuk Jakarta
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Banyaknya peraturan daerah yang menghambat masuknya investasi, tak bisa dipungkiri. Salah satunya, Peraturan Gubernur (Pergub) DKI No 27/2009 tentang Rumah Susun Sederhana.

Menurut pengamat properti, Zulfi Syarif Koto, Pergub No 27 Tahun 2009 sebaiknya memang direvisi total. Selama ini, aturan tersebut justru menyulitkan kalangan investor. Kini, Gubernur DKI Joko Widodo berencana merevisi pergub tersebut.

Kami dukung upaya Pak Jokowi. Karena tujuannya mulia. Sebaiknya dikembalikan ke pergub yang lama saja, eranya Bang Yos, tutur Ketua The Housing Urban Development (HUD) kepada INILAH.COM di Jakarta, Jumat (06/09/2013).

Dikatakan bahwa Pergub No 27 Tahun 2009 membuat pengembang menjadi sulit bergerak. Karena banyak aturan yang membatasi, semisal bangunan rumah susun dibatasi sampai 50 lantai.

Selain itu, soal perijinan yang diatur dalam Pergub tersebut, rawan permainan. Saya harap, Pak Jokowi merombak aturan tersebut. Bikin perda baru agar terjadi kepastian hukum, jelasnya.

Dengan adanya regulasi baru itu, dirinya yakin investor properti akan berbondong-bondong masuk Jakarta. Apabila, proyek pembangunan rusunami yang dicanangkan Pengprov DKI berhasil pasti akan ditiru oleh daerah lain.

''Kalau Pak Jokowi berhasil membangun banyak rusunami di Jakarta, daerah lain tentu akan tertarik.Karena Jakarta adalah barometer Indonesia, pungkasnya.[ipe]

Komentar

x