Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 23:53 WIB

Pengusaha Khawatir Kebijakan Batu Bara Impor China

Oleh : Ranto Rajagukguk | Rabu, 11 September 2013 | 16:25 WIB
Pengusaha Khawatir Kebijakan Batu Bara Impor China
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) mengaku khawatir atas upaya China yang menerapkan Bea Masuk (BM) produk batubara impor sebesar 3%.

Ketua Umum APBI, Bob Kamandanu menjelaskan, dampak penerapan kebijakan hal itu dinilai akan mempengaruhi ekspor batubara di mana perusahaan batubara nasional hingga kini masih mengandalkan ekspor ke negara Tirai Bambu China.

"Indonesia merupakan salah satu negara terbesar pengekspor batubara ke China. Karena itu jika dicermati dan dikalkulasi maka dampaknya akan cukup besar," tutur Bob di Jakarta, Rabu (11/9/2013).

Meski begitu ia tetap belum mengetahui batas kalori batubara tertentu yang dimasukkan dalam BM impor komoditas itu. "Kami juga belum tahu apakah ada ketentuan prioritas kalori batubara dari China," kata Bob.

Bob menambahkan, dengan harga batubara yang terus mengalami penurunan, maka efektifitas penetrasi ekspor akan mulai dikurangi. Menurut dia, jika orientasi ekspor terus dilakukan, perusahaan batubara nasional juga terus merugi lantaran margin keuntungan tidak sebanding dengan beban biaya produksi yang dikeluarkan.

Harga acuan batubara global Newcastle turun dari US$ 132 per ton pada Januari 2011 menjadi US$ 77 per ton pada Agustus 2013. [mel]

Komentar

x