Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 23:51 WIB

Pengusaha Bingung Harga Kedelai Melonjak Tinggi

Oleh : Wiyanto | Rabu, 11 September 2013 | 16:55 WIB
Pengusaha Bingung Harga Kedelai Melonjak Tinggi
(Foto : inilah.com/Wirasatria)
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kalangan pengusaha merasa bingung dengan kenaikan harga kedelai yang mencapai 30%. Kini harga kedelai mencapai Rp10 ribu per kg.

Franciscus Welirang, Ketua Komite Tetap Ketahanan Pangan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mengatakan, kenaikan harga kedelai mencapai 30% tidak seimbang dengan pelemahan rupiah. "Tidak mengerti kedelai bisa naik 30%. Padahal pada Januari, harga kedelai dalam negeri stabil kalau dia melonjak mengikuti rupiah terhadap dolar. Padahal kenaikan dolar 15%," ujar Welirang saat ditemui di Kementerian Perindustrian, Rabu (11/9/2013).

Menurut Welirang, kenaikan harga merupakan murni spekulatif importir kedelai. Hal itu berbeda dengan pelaku industri yang menggunakan modalnya berupa investasi dan ada karyawannya. "Di dalam ini sifatnya spekulatif itu pedagang atau importir kedelai. Mereka tidak gunakan modal investasi. Kita kalau libur satu minggu akan pusing," ujar Welirang.

Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) menuntut kepada pemerintah agar segera menstabilkan harga kedelai. Hal itu karena harga kedelai saat ini cukup tinggi sehingga membuat perajin banyak merumahkan karyawannya.

"Tuntutan kami kepada Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan pemerintah yakni segera turunkan dan stabilkan harga kedelai," ujar Ketua Umum Gakoptindo Aip Syarifuddin. [mel]

Komentar

x