Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 02:17 WIB

Menperin Pastikan 6 Bulan Ada Peningkatan Ekspor

Oleh : Wiyanto | Kamis, 12 September 2013 | 00:02 WIB
Menperin Pastikan 6 Bulan Ada Peningkatan Ekspor
Menteri Perindustrian MS Hidayat - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan akan ada peningkatan ekspor pada enam bulan ke depan.

Menurut Hidayat, peningkatan ekspor enam bulan ke depan merupakan rencana riil. Hadir pada pertemuan ini Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri dan pelaku ekspor.

"Saya minta dalam 3-6 bulan ini, beberapa hal yang tadi dibicarakan sudah bisa direalisasikan antara lain tekstil, sepatu, pulp, dan juga petunjuk pelaksana dari biodiesel yang mesti dilakukan segera," ujar Hidayat usai bertemu dengan para eksportir di kantornya, Rabu (11/9/2013).

Dengan pertemuan ini, lanjut Hidayat, eskportir diharapkan tidak hanya berfikir untuk mengambil untung belaka. Harapannya yang dikedepankan jiwa nasionalisme.

"Tentu ada pengertian dalam situasi sulit seperti ini, saya minta anda (eksportir) jangan cuma memanfaatkan ini untuk mengumpulkan keuntungan. Tapi ada sedikit rasa patriotisme bangsa untuk menanggulangi masalah ekonomi. Ini untuk menambah devisa kita, nambah kinerja kita supaya buruh tetap bekerja, tidak ada PHK," ungkapnya.

Hidayat menerangkan, para eksportir meminta kepada pemerintah agar pelaksanaan kemudahaan ekspor dapat berjalan secara baik. Dalam perjalanan ekspor diminta eksportir tidak menemui permasalahan. "Tapi mereka bilang jangan sampai kami disuruh menunjukkan patriotisme, tapi dilapangan ada kejanggalan atau aturan yang dibuat pemerintah yang tidak cocok dengan kami," tuturnya.

Oleh karena itu, untuk memuluskan rencana peningkatan ekspor, tambah Hidayat, pemerintah menyanggupi adanya perubahan kebijakan ekspor yang cenderung lentur. "Jadi sepanjang itu PP, PMK, Perpres, Keppres, kalau memang urgen untuk diubah kami sanggup melakukannya. Ada yang minta direvisi mengenai jalur merah dan jalur hijau di pelabuhan," jelas Hidayat. [hid]

Komentar

x