Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 23:45 WIB

Inilah Sulitnya Bangun PLTU di Mulut Tambang

Oleh : Ranto Rajagukguk | Rabu, 11 September 2013 | 22:18 WIB
Inilah Sulitnya Bangun PLTU di Mulut Tambang
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) mengeluhkan upaya pemerintah yang mendorong perusahaan batu bara bekerja sama dengan PT PLN (Persero) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di mulut tambang.

APBI mengaku mengalami kesulitan lantaran power purchase agreement (PPA) yang diteken dengan PLN hanya mendapat jangka waktu setahun. Sementara upaya sindikasi dana dari bank butuh waktu lama. "Kami waktu PPA dikasih jangka waktu setahun. Sementara jaminan dana dari bank saja butuh waktu," kata Ketua Umum APBI di Jakarta, Rabu (11/9/2013).

Bob menambahkan, dalam merealisasikan PLTU di mulut tambang, pihak bank menginginkan adanya sindikasi dana secara bertahap. Di samping itu dalam jangka pembangunan ini setidaknya harus ada jaminan dari PLN sendiri.

"Jika PPA diberi jangka waktu lebih lama mungkin bank mau. Lagi pula ini juga perlu jaminan dari PLN sendiri. Membangun PLTU juga butuh proses dan memakan waktu," tutur dia.

Seperti diketahui, guna mengoptimalkan produksi batubara di dalam negeri, pemerintah mengharapkan perusahaan tambang bekerja sama dengan PLN untik membangun PLTU di mulut tambang. Langkah ini diharapkan juga dapat menekan ekspor batubara yang cukup besar. [hid]

Komentar

x