Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 23:46 WIB

Pedagang Kedelai harus Patuhi Aturan Harga Jual

Oleh : Wiyanto | Rabu, 11 September 2013 | 22:25 WIB
Pedagang Kedelai harus Patuhi Aturan Harga Jual
inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Perdagangan akan memberikan peringataan kepada para penjual kedelai, apabila menjual di atas ketentuan.

Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan ketentuan kedelai di petani yaitu Harga Jual Petani (HJP) Rp7 ribu per kg. Dengan Harga Beli Perajin (HBP) sebelumnya Rp7700 yang dinaikan menjadi Rp8.490 per kg. Jika perajin membeli lebih dari HBP, pihak penjual akan mendaatkan peringatan.

"HBP Rp8.490 ini arahan Wakil Presiden dengan relaksasi meniadakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Kita akan peringati penjual yang menjual di atas ketentuan," ujar Gita di Kementerian Perdagangan, Rabu (11/9/2013).

Dengan demikian, lanjut Gita, agar HBP berjalan dengan baik. Gita akan memenuhi tuntutan perajin tahu dan tempe. Mereka meminta pasokan kedelai sebanyak 11.900 ribu ton. Permintaan itu hanya untuk pasokan di Jakarta saja.

"Sesuai permintaan perajin tahu dan tempe sebesar 11.900 ribu ton. Padahal kebutuhan DKI hanya 8.000 ton/ bulan. Secara nasional kebutuhan kedelai 22 ribu ton secara nasional," jelas Gita.

Untuk menambah stok kedelai selain dari permintaan perajin tahu dan tempe, tambah Gita, pihaknya sedang mengimpor 315 ribu ton kedelai. Bahkan sedang dipesan lagi sebanyak 1,1 juta ton kedelai.

"Kita juga lagi impor 315 ribu ton, yang baru ada di Jakarta 150 ribu ton. Sisanya masih dalam pengapalan dihitung sebagai stok. Kita juga nambah 1,1 juta ton, lagi dipesan. satu bulan akan datang. Ini untuk stok sampai akhir tahun," jelas Gita. [hid]

Komentar

x