Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 Agustus 2018 | 17:15 WIB

3 Tahun Jokowi

Bank BTN Biayai Pembangunan 1,4 Juta Unit Rumah

Oleh : Iwan purwantono | Jumat, 27 Oktober 2017 | 18:58 WIB
Bank BTN Biayai Pembangunan 1,4 Juta Unit Rumah
(Foto: Inilahcom/Dok)

INILAHCOM, Jakarta - Tiga tahun pemerintahan Joko Widodo-JK, program Pembangunan Sejuta Rumah. mulai menunjukkan hasil positif. Ada peran aktif PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero).

Saat memberikan kuliah di depan ribuan mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed), Medan, Sumatera Utara, Jumat (27/10/2017) bertema Prospek dan Tantangan Perbankan di Era Digitalisasi, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Maryono bilang, dalam tiga tahun ini, membiayai pembangunan 1,4 juta unit rumah di seluruh Indonesia.

Nilai penyaluran kredit properti baik berupa Kredit Pemilikan Rumah (KPR), maupun kredit konstruksi, mencapai Rp155,9 triliun, sejak program Sejuta Rumah digulirkan 29 April 2015.

Ya, Maryono layak berbangga atas capaian ini. Apabila dihitung dari 1974, ketika ditetapkan menjadi milik negara hingga kini, Bank BTN tercatat membiayai pembangunan 4,1 juta unit rumah. Artinya, rentang waktunya 43 tahun.

Masih kata Maryono, program Pembangunan Sejuta Rumah ini, memberikan peluang bagi BTN untuk tumbuh lebih baik. Potensi kredit dan aset bisa meningkat tajam dalam waktu cepat. Semakin terbuka bagi BTN menjadi bank pemegang pangsa kredit terbesar dengan porsi yang ditargetkan 40%.

Hingga akhir tahun ini, BTN menargetkan penyaluran kredit konstruksi dan KPR untuk 666 ribu unit rumah. Terdiri dari 504.122 unit untuk KPR Subsidi, 161.878 unit untuk konstruksi rumah non-subsidi, serta penyaluran KPR non-subsidi.

Di sisi lain, untuk meningkatkan pasokan perumahan, Bank BTN menciptakan para calon developer lewat Housing Finance Center (HFC) dengan bermitra pada banyak pihak, baik institusi pendidikan formal maupun para developer lewat aneka pendidikan dan pelatihan.

Terkait kinerja, sembilan bulan pertama 2017, emiten Bursa Efek Indonesia (BEI) berkode BBTN ini, membukukan laba bersih Rp2 triliun. Atau meningkat 24% dibandingkan periode yang sama di 2016 senilai Rp1,62 triliun. Perseroan juga terus mencetak pertumbuhan kredit dan pembiayaan yang berada di atas rata-rata industri perbankan nasional. [ipe]

Komentar

x