Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Mei 2018 | 17:18 WIB
 

Program BUMN Hadir di Kampus

BUMN Sebagai Agen Pembangunan Ekonomi Rakyat

Oleh : - | Minggu, 29 Oktober 2017 | 04:09 WIB
BUMN Sebagai Agen Pembangunan Ekonomi Rakyat
Direktur Utama PT Bank Tabungan negara (Persero) Tbk, Maryono - (Foto: inilahcom/Dok)

INILAHCOM, Medan - Keberadaan BUMN tidak hanya fokus dalam mengejar keuntungan atau profit oriented. Namun juga membantu negara dalam mensejahterakan rakyatnya.

Demikian paparan Direktur Utama PT Bank Tabungan negara (Persero) Tbk, Maryono dalam diskusi publik Program BUMN Hadir di Kampus yang dihadiri ribuan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Sabtu (28/10/2017).

Diskusi bertema "Membangun Ekonomi Indonesia Berkeadilan" digelar di Auditorium USU ini, bertujuan untuk menyampaikan update perkembangan ekonomi nasional, sekaligus mengajak perguruan tinggi melalui mahasiswanya ikut terlibat dalam mengawal peningkatan ekonomi nasional.

Kata Maryono, Bank BTN sebagai BUMN, berupaya membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan papan yang layak. Misalnya membantu pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dalam mendapatkan hunian. hal yang sama dilakukan juga oleh perum bulog, PT PLN (Persero). "Jadi BUMN juga menjalankan program sosial untuk bisa mensejahterakan rakyat," kata Maryono.

Maryono menambahkan, upaya BUMN mendorong ekonomi rakyat, direalisasikan melalui beberapa program, misalnya pembiyaan Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), Balkondes (Balai Ekonomi Desa) dan Rumah Kreatif BUMN (RKB).

Untuk Mekaar, merupakan program layanan pemberdayaan berbasis kelompok perempuan pra sejahtera. Saat ini, jumlah nasabahnya mencapai 1.684.223 orang, dengan penyaluran pembiayaan Rp2,84 triliun di 400 kabupaten/kota.

"Untuk RKB pada tahun 2016 dibangun 100 RKB di 100 Kabupaten/Kota, sedangkan pada September 2017 jumlahnya mencapai 176 RKB dengan UKM yang terdaftar di e-commerce belanja.com sebanyak 14.891 UKM," papar Maryono.

Menurut Maryono, hadirnya BUMN di kampus salah satu tujuannya untuk memberikan pemahaman mengenai kemajuan yang telah dilakukan pemerintah selama tiga tahun ini, khususnya yang dikerjakan BUMN.

Maryono bilang, peran Bank BTN di Medan, selain berkontribusi mengajar di USU, juga telah hadir di Universitas Negeri Medan (Unimed), Jumat (27/10/2017). "Harapannya perguruan tinggi dapat berperan dalam mendukung pemerintah karena memiliki sumber daya manusia yang profesional," katanya.

Selain melakukan BUMN mengajar, kata dia, Bank BTN di USU juga menandatangani perjanjian kerja sama dalam hal jasa dan layanan perbankan. Selain itu, BTN juga memberikan fasilitas BTN Zone di USU yang bisa dimanfaatkan mahaisiswa untuk memperlancar kegiatan belajar mereka.

"BTN Zone di lingkungan kampus agar bagaimana semua layanan para pelaku pendidikan di lingkungan kampus akan mendapatkan pelayanan one stop service. Mereka akan dengan mudah mendapatkan pelayanan dalam transaksi perbankan karena semua kebutuhan akan kami siapkan dalam BTN Zone yang sudah dilengkapi seluruhnya dengan layanan digital banking," papar Maryono.

Pada kesempatan yang sama, Bank BTN memberikan bea siswa kepada mahasiswa USU berprestasi. Bantuan senilai Rp225 juta diberikan kepada lima orang terbaik di masing-masing fakultas. "Ini hanya stimulus saja bagi mereka yang berprestasi untuk diberikan penghargaan untuk yang lain agar ikut berprestasi sehingga USU akan mencetak mahasiswa yang handal di masa depan," papar Maryono.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri BUMN, Sahala Lumban Gaol menerangkan kinerja BUMN yang semakin positif. Dari sisi nilai tambah, BUMN pada 2015 menghasilkan penerimaan negara sebesar Rp211 triliun.

Pada 2019, lanjutnya, kontribusi tersebut ditargetkan bisa naik menjadi Rp635 triliun. "Adapun pada 2015 satu BUMN berhasil masuk di peringkat Fortune 500. Tahun 2019 kami targetkan 6 BUMN yang masuk Fortune 500," papar Sahala yang asli Medan itu. [ipe]

Komentar

 
x